Pertanian

Survei Lokasi Cetak Sawah Rakyat di Batanghari Berlanjut, Desa Singkawang Dinilai Strategis Dukung Ketahanan Pangan

BATANGHARI-WARTA BOGOR – Rangkaian agenda survei pengecekan lokasi program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, pada Kamis (5/3) terus berlanjut sebagai bagian dari upaya percepatan peningkatan produksi padi nasional.

Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Teknologi dan Inovasi Pengelolaan Irigasi, Hendri Sosiawan, bersama Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor dan Kepala Balai Besar Riset dan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Provinsi Jambi, melakukan peninjauan ke lokasi ketiga yang berada di Desa Singkawang, Kecamatan Muara Bulian.

Peninjauan di lokasi ini difokuskan pada lahan seluas 1,2 hektar yang diproyeksikan menjadi bagian dari pengembangan areal tanam padi baru di wilayah tersebut. Meskipun memiliki luasan yang relatif lebih kecil dibandingkan titik sebelumnya, Desa Singkawang dinilai memiliki posisi strategis dalam mendukung penguatan ketahanan pangan di tingkat desa.

Advertisement

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa program cetak sawah rakyat merupakan salah satu langkah konkret pemerintah untuk memperluas areal tanam dan memperkuat produksi pangan nasional. “Pemerintah terus mendorong percepatan perluasan lahan sawah produktif melalui program Cetak Sawah Rakyat. Setiap potensi lahan yang layak akan kita optimalkan agar mampu meningkatkan produksi padi dan mendukung target swasembada pangan nasional,” ujar Amran.

Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak dalam proses survei hingga pengembangan lahan menjadi kunci keberhasilan program tersebut.

Senada dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti menyampaikan bahwa pengembangan lahan sawah baru juga menjadi ruang pembelajaran sekaligus praktik lapangan bagi insan pertanian, termasuk penyuluh dan generasi muda pertanian. “Program CSR tidak hanya fokus pada perluasan lahan, tetapi juga memastikan pengelolaan pertanian dilakukan secara optimal melalui pendampingan teknis dan penguatan kapasitas SDM pertanian di daerah,” jelas Santi.

Advertisement

Sementara itu, Direktur Polbangtan Bogor Yoyon Haryanto mengatakan bahwa hasil peninjauan menunjukkan lokasi di Desa Singkawang memiliki potensi untuk segera ditindaklanjuti dalam tahap pengembangan. “Dari hasil pengecekan lapangan, lahan yang ditinjau memiliki kelayakan teknis untuk dikembangkan menjadi areal tanam padi. Meski luasannya tidak besar, namun lokasinya strategis dan dapat memberikan kontribusi bagi penguatan produksi pangan di tingkat desa,” ungkap Yoyon.

Kunjungan di Desa Singkawang sekaligus menutup rangkaian survei lapangan di Kecamatan Muara Bulian pada hari tersebut. Secara umum, seluruh titik lokasi yang ditinjau dinilai memiliki kelayakan teknis untuk diproses lebih lanjut dalam program percepatan swasembada pangan nasional.

Melalui program Cetak Sawah Rakyat, pemerintah berharap potensi lahan yang tersedia dapat segera dimanfaatkan secara optimal sehingga mampu meningkatkan produksi padi, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendukung tercapainya kemandirian pangan Indonesia. (wsd)

Advertisement
Share

Recent Posts

Aturan Baru, BGN Bakal Cantumkan Batas Waktu Konsumsi di Ompreng MBG

JAKARTA - WARTA BOGOR - Badan Gizi Nasional (BGN) akan menerapkan aturan baru dalam pelaksanaan…

13 hours ago

Bendera Raksasa 100 Meter Membentang di Jalanan Kota Bogor, 3.500 Orang Ikut Kirab

BOGOR - WARTA BOGOR - Bendera Merah Putih raksasa kembali diarak di tengah Kota Bogor…

19 hours ago
Advertisement

Kebakaran di Suryakencana, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup

BOGOR - WARTA BOGOR - Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) resmi menutup…

3 days ago

Prabowo soal Pendidikan Indonesia Tertinggal: Singapura Hanya Urus Satu Kota, Indonesia Punya 388 Ribu Sekolah

JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden RI Prabowo Subianto menilai perbandingan kualitas pendidikan Indonesia dengan…

3 days ago

BRIN Kembangkan Food Guard, Alat untuk Deteksi Makanan Basi di Ompreng MBG

JAKARTA - WARTA BOGOR - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, memaparkan…

3 days ago

LRT Masuk Bogor 2030, Pemkot Soroti Nasib Terminal Baranangsiang yang Tak Ada Perubahan

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali mempertanyakan kelanjutan pengembangan Terminal Baranangsiang…

4 days ago