Pemberdayaan Masyarakat

Tingkatkan Kualitas Lingkungan, Mahasiswa Unida Gelar Sosialisasi Pengolahan Sampah di Desa Ciawi

CIAWI-Universitas Djuanda Bogor (Unida) mendorong masyarakat meningkatkan kualitas lingkungan dengan mengolah sampah menjadi material yang bernilai.

Dengan demikian, selain lingkungan menjadi bersih dan sehat masyarakat juga memperoleh manfaat ekonomi.

Pernyataan tersebut disampaikan dosen Prodi Sains Komunikasi Fisipkom Unida Koesworo Setiawan pada pembukaan kegiatan Pengabdian Masyarakat dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Djuanda Bogor di Desa Ciawi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor,Jum’at (21/07).

Advertisement

Masalah sampah dan dampaknya bagi lingkungan tidak mudah diatasi, berbagai daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Bogor, masih bergulat dengan volume sampah yang terus meningkat, sementara kemampuan pengelolaannya tidak sepadan.

Data menunjukkan, volume sampah di Kabupaten Bogor mencapai sekitar 2.800 ton. Namun hanya sekitar 700 ton atau 25% yang bisa diangkut ke pembuangan akhir.

“Sampah menjadi masalah kita bersama. Apabila sampah bisa kita olah sejak di tingkat rumah tangga, maka akan membantu mengurangi volume sampah, itu artinya kita membantu seluruh masyarakat, termasuk kita sendiri di Desa Ciawi,” kata Koesworo Setiawan, Dosen Prodi Sains Komunikasi Fisipkom Unida

Advertisement

Kegiatan Pengabdian Masyarakat di Desa Ciawi mengambil tema “Sosialisasi Gerakan Ekonomi Kreatif Berbasis Lingkungan”. Hadir dalam kesempatan ini, Kepala Desa Ciawi Nana Sumarna dan jajaran, Direktur Ecopedia Foundation Gigondola Sugiri sebagai narasumber, dan peserta sekitar 25 orang dari warga Ciawi.

Di bagian lain sambutannya, Koesworo menyatakan, KKN merupakan salah satu dari dharma perguruan tinggi, yakni berupa kegiatan pengabdian kepada masyarakat. “Dengan KKN, mahasiswa berinteraksi langsung dan belajar mengidentifikas dan mencari solusi terhadap masalah dimana mereka ditugaskan,” katanya.

Kepala Desa Ciawi Nana Sumarna menyambut baik kehadiran mahasiswa dari Prodi Sains Komunikasi Fisipkom yang sedang melakukan kegiatan KKN.

Advertisement

Nana menyatakan, kehadiran mahasiswa bisa membantu meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mengelola sampah.

Pengolahan sampah di Desa ciawi memiliki visi kumpul, angkut dan olah sejak 2020 sampai sekarang, pengolahan sampah sudah diserahkan kepada pihak BUMDES.

Pewarta: Ginz

Advertisement
Share

Recent Posts

Polbangtan Kementan Dorong Kepemimpinan Muda untuk Kawal Kebijakan Pangan Nasional

BOGOR-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor terus memperkuat peran generasi muda dalam mendukung…

1 day ago

Polbangtan Kementan Jajaki Teknologi Drone Pertanian Korea Selatan, Perkuat Wawasan SDM Pertanian Menuju Pertanian Modern

SERPONG-WARTA BOGOR – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong pengembangan pertanian modern melalui pengenalan teknologi dan…

1 day ago
Advertisement

Evaluasi K-Smart Farm, Polbangtan Kementan Perkuat Keberlanjutan Smart Farming Indonesia

BOGOR-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor bersama tim kerja sama dari Korea Selatan…

1 day ago

IHSG Anjlok 11,16%, Rencana MSCI Picu Kekhawatiran Investor

WARTA BOGOR - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan setelah perdagangan dilanjutkan seusai penghentian…

1 day ago

Wajib Sertifikasi Halal Mulai 18 Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Industri Kosmetik Jadi Sorotan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Kewajiban sertifikasi halal yang dijadwalkan mulai berlaku pada 18 Oktober…

1 day ago

Pemkot Bogor Mulai Siapkan Anggaran Biskita Trans Pakuan 2027

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai membahas anggaran operasional Biskita Trans…

2 days ago