WARTA BOGOR – Mendekati Hari Raya Idul Fitri 1447 H perantau di Indonesia berbondong-bondong mudik ke kampung halaman. Seringkali perjalanan memakan waktu yang lama, mungkin karena jarak yang jauh apalagi ditambah dengan kemacetan akibat kepadatan kendaraan.
Alhasil tubuh kerap merasakan kelelahan dengan berbagai rintangan di perjalanan. Maka itu kondisi kesehatan yang prima sangat dibutuhkan sebelum pengembaraan dimulai.
Dosen Fisiologi Olahraga Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr. dr. Zaenal Muttaqien, AIFM mengatakan persiapan fisik tidak bisa dilakukan secara instan satu atau dua minggu sebelumnya.
Idealnya, kata Zaenal, persiapan fisik mulai dijalankan sekitar enam bulan sebelum mudik guna membangun ketahanan stamina.
Salah satunya dengan cara olahraga ringan secara konsisten untuk “memanaskan” badan.
“Olahraga itu perlu diperhatikan frekuensi, intensitas, durasi, dan jenisnya. Olahraga bisa dilakukan seminggu tiga kali selama 30-40 menit dengan jenis olahraga yang paling sesuai,” kata Zaenak, dikutip dari situs UGM, Rabu (18/3/2026).
Zaenal berujar diam selama satu jam saat mudik sudah cukup membuat sendi terutama bagian lutut dan punggung kaku.
Tips Gerakan 2 Menit Saat Mudik
Zaenal juga mengingatkan, duduk terlalu lama saat perjalanan dapat membuat tubuh kaku, terutama pada bagian lutut dan punggung.
Ia menjelaskan, otot betis dan otot pernapasan berperan sebagai “pompa” yang membantu aliran darah tetap lancar. Saat duduk terlalu lama, aliran darah bisa menumpuk di bagian bawah tubuh sehingga kaki terasa bengkak.
Kondisi ini juga dapat mengurangi aliran darah ke jantung dan otak, yang bisa menyebabkan pusing, mata berkunang-kunang, hingga menurunnya konsentrasi.
Untuk mengatasinya, Zaenal menyarankan melakukan gerakan sederhana selama dua menit:
- Gerakkan telapak kaki secara berulang untuk membantu melancarkan aliran darah dari betis ke atas
- Atur pola pernapasan dengan menarik napas dalam-dalam, lalu hembuskan perlahan
“Gerakan sederhana ini membantu melancarkan peredaran darah sehingga tubuh tetap segar selama perjalanan,” jelasnya.
Sumber: Kompas