BOGOR – WARTA BOGOR – Operasi patuh lodaya 2024 digelar di Kota Bogor sejak kemarin. Sejumlah titik rawan pelanggaran lalu lintas jadi prioritas dalam operasi yang dilaksanakan dalam 14 hari kedepan.
“Untuk Operasi Patuh Lodaya 2024 serentak dilaksanakan mulai hari ini, tanggal 15 Juli 2024-28 Juli 2024 atau selama 14 hari,” ujar Kasat Lantas Polresta Bogor Kota, Kompol Ardi Wibowo pada Senin (15/7/2024).
Ardi mengatakan sejumlah wilayah di Kota Bogor jadi titik rawan pelanggaran lalu lintas. Diantaranya motor melawan arus, tidak menggunakan helm, dan berboncengan lebih dari satu orang.
“Untuk wilayah Kota Bogor sendiri (operasi) dilaksanakan di seluruh wilayah Kota Bogor terutama titik-titik pelanggaran rawan pelanggaran seperti di Jl. Suryakencana, Jl Siliwangi, Jl Batutulis, Simpang Cilebut,” ungkapnya.
Ardi menambahkan, sebanyak 62 personel dikerahkan selama operasi patuh lodaya 2024. Penindakan terhadap pelanggar lalu lintas lebih diutamakan menggunakan ETLE atau tilang elektronik.
“(Jumlah anggota yang dikerahkan) 62 personel. (Penindakan) mengedepankan kegiatan Patrolo Hunting System dan ETLE. Tapi bisa jadi menggunakan tilang manual,” kata Ardi.
Ardi menyebutkan beberapa jenis pelanggaran yang menjadi atensi dalam operasi patuh lodaya 2024. Diantaranya:
- Mengemudi tanpa menggunakan helm
- tidak menggunakan sabuk pengaman
- Melanggar batas kecepatan
- Berkendara di bawah pengaruh alkohol
- Menggunakan ponsel saat berkendara
- Melawan arus lalu lintas
- Anak di bawah umur untuk mengendarai kendaraan bermotor
- Berboncengan lebih dari satu orang
Sumber: detiknews