WARTA BOGOR- Tetangga dan istri mengungkap keseharian Wowon (60), pelaku pembunuhan berantai di Bekasi dan Cianjur, Jawa Barat.
Berdasarkan penyelidikan polisi, Wowon Erawan alias Aki bersama dua orang lainnya yakni Solihin alias Duloh (63), dan M Dede Solehudin (35), diduga membunuh sembilan orang.
Dari sembilan orang korban itu, tujuh di antaranya dihabisi oleh Wowon.
Mirisnya, tujuh orang yang dibunuh Wowon adalah keluarganya sendiri termasuk istri dan anak.
Tujuh orang yang dihabisi Wowon yakni istri siri, Ai Maimunah (40); dua anak sambung, Abdul Muiz (20) dan Riswandi (16); mantan istri Wowon, Wiwin; anak Wowon, Bayu (2), mertua Wowon yang juga ibu Wiwin, Noneng; serta istri Wowon lainnya, Farida.
Informasi yang didapat polisi, Wowon memiliki enam istri.
Meski sadis dan tega menghabisi tujuh orang yang merupakan keluarganya sendiri, sehari-hari, Wowon dikenal bukan sebagai sosok yang nakal apalagi pembunuh.
Tetangga Wowon di Kampung Babakan Mande RT 02/05, Yuyun Mulyani (62) selama ini, Wowon dikenal sebagai sosok yang biasa-biasa saja di kampung.
Selain itu, Wowon juga dikenal sebagai sosok yang ramah dan baik.
Ia juga dikenal sebagai pribadi yang rajin dan telaten.
“Kalau di sini sering dipanggil Mang Wowon. Sehari-harinya dia biasa saja, tidak ada mencurigakan. Kesibukan keseharianya dia bekerja di tempat penggilingan beras,” kata Yuyun
Selain itu, Wowon hampir setiap pagi sering mengantarkan anak pertamanya pergi ke sekolah.
“Kalau ada kegiatan masyarakat dia ikut, termasuk kegiatan keagaman seperti tahlil dia suka datang,” tutur Yuyun
Tak berbeda dengan kesaksian Yuyun, kesaksian serupa juga disampaikan Iis Suryati (42), istri keempat Wowon.
Saat bertemu Wowon, statusnya janda. Sementara Wowon berstatus duda setelah menceraikan tiga istrinya.
“Sebelum menikah dengan saya dia sudah pernah menikah, dan menceraikan istri pertama sampai yang ketiga,” ucap Iis, Jumat (20/1/2023).
Iis melanjutkan ceritanya, ia bersama Wowon kemudian memutuskan menikah pada tahun 2015.
Tidak ada kecurigaan Iis kepada lelaki pilihannya itu.
Sehari-hari, Wowon mengaku bekerja di penggilingan beras.
“Kesehariannya biasa-biasa saja, tidak ada yang aneh. Saya menikah dengan Pak Wowon sejak 2005,” imbuh Iis.
Pernikahan Wowon dan Iis dikaruniai dua orang anak yang paling besar berumur 12 tahun.
Iis juga sempat menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di luar negeri untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.
Kini, Iis baru saja pulang ke Tanah Air dan dikejutkan dengan kasus yang menjerat suaminya itu.
(Tribunews.com)
BOGOR - WARTA BOGOR - Dinas Perhubungan Kota Bogor segera menerapkan skema pengaturan operasional bagi…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menyatakan dukungannya…
JAKARTA-WARTA BOGOR – Mengikuti jejak Australia, India kini turut melirik potensi pasokan pupuk dari Indonesia.…
WARTA BOGOR - Penerapan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat bagi aparatur sipil…
BOGOR - WARTA BOGOR - Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan pendakwah Syekh Ahmad Al-Misry…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Hery Susanto, resmi ditahan oleh Kejaksaan…