BOGOR – WARTA BOGOR – Sosok pengendara mobil mewah yang menerobos jalus sistem satu arah (one way) serta yang menabrak anggota polisi di Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor pada Sabtu (28/6/2025) kini jadi sorotan.
Pengendara mobil mewah jenis SUV itu menerobos one way. Bukan cuma melanggar aturan lalu lintas, pengendara tersebut juga bahkan menabrak seorang anggota polisi yang sedang bertugas di lokasi.
Sosok anggota kepolisian yang menjadi korban adalah perwira berpangkat Ipda berinisial R.
Ipda R saat itu tengah mengatur lalu lintas di titik pemberlakuan sistem one way.
Namun tiba-tiba saja pengendara mobil itu memaksa untuk menerobos one way yang sedang diberlakukan.
“Saya lagi bertugas saat sistem one way diberlakukan, pengendara itu nerobos maksa, padahal sudah ada pembatas jalan atau water barrier,” kata Ipda R dikutip dari Kompas.com, Senin (29/6/2025).
Kepada Ipda R, pengendara mobil SUV berwarna hitam itu mengaku sebagai anggota lembaga pemerintah.
Padahal saat itu Ipda R meminta pengendara itu untuk putar balik. Namun, ia tetap memaksa melintas ke arah Puncak, meskipun saat itu arus lalu lintas sedang dialihkan satu arah ke bawah.
Menurut Ipda R, di dalam kendaraan tersebut terlihat beberapa anggota keluarga sang pengemudi.
Sang pengendara bahkan membentak dan menunjuk-nunjuk petugas.
Kemudian saat dirinya sedang berdiri di depan mobil untuk menghalau, pengendara itu justru menginjak gas dan menabraknya.
“Dia nunjuk-nunjuk saya dan marah-marah. Saya sudah teriak dan bilang jangan ngeyel, ini sedang one way. Tapi dia tetap maksa mau putar balik di situ,” ujar Ipda R.
Setelah melakukan pelanggaran dan terlibat adu mulut dengan petugas, pengemudi akhirnya bersedia memutar balik.
Insiden ini sempat menjadi tontonan warga dan menyebabkan kemacetan sementara di lokasi.
“Setelah maksa dan akhirnya tahu enggak bisa lanjut, dia baru muter balik,” katanya.
Ipda R menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, terutama saat rekayasa lalu lintas seperti one way sedang diberlakukan.
“Harusnya dia patuhi aturan, apalagi ini sedang one way dan udah tau ada petugas di lapangan,” pungkasnya.
Sementara itu, KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto menyayangkan sikap arogan sang pengendara tersebut. Kini pihaknya sedang menyelidiki identitas pengendara itu karena dinilai membahayakan petugas dan pengendara lain.
Bahkan pengendara mobil itu terancam diproses hukum pidana.
Sumber: TribunnewsBogor.com
BOGOR-WARTA BOGOR – Sebagai upaya memastikan kualitas dan standar profesionalisme lulusan di dunia kerja, Politeknik…
BOGOR-WARTA BOGOR –Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) pada Kamis, (23/4),…
JAMBI - WARTA BOGOR –25 April 2026, Peran Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor (Polbangtan Bogor) semakin…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Pemerintah Jepang melalui Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan, dan…
CIBINONG - WARTA BOGOR - Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan arah pembangunan di wilayah Bogor…
JAMBI - WARTA BOGOR - Kapolda Jambi, Krisno H Siregar, memimpin langsung upacara pemberhentian tidak…