Agroeduwisata Polbangtan Kementan, Tempat Siswa Sekolah Dasar Belajar Pertanian Sambil Bermain

BOGOR-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor kembali membuka pintunya untuk generasi muda melalui kegiatan agroeduwisata yang diikuti oleh siswa SDN Gunung Batu 2 Kota Bogor, Selasa (18/11/2025).

Kegiatan ini menjadi ruang belajar yang menyenangkan untuk memperkenalkan dunia pertanian dengan konsep bermain dan rekreasi bagi anak-anak sekolah dasar.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, memberikan apresiasi atas inisiatif edukasi semacam ini. Ia menegaskan pentingnya menanamkan kecintaan terhadap pertanian sejak dini.

“Pertanian adalah masa depan bangsa. Ketika anak-anak diperkenalkan lebih awal, mereka tumbuh dengan pemahaman bahwa pangan itu strategis dan petani adalah profesi mulia. Kami mendorong kampus-kampus vokasi seperti Polbangtan untuk terus menghadirkan pembelajaran kreatif dan inspiratif bagi generasi muda,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menyampaikan bahwa agroeduwisata menjadi salah satu metode efektif untuk menciptakan kedekatan emosional anak dengan dunia pertanian.

“Melalui pengalaman langsung seperti ini, anak-anak belajar tidak hanya dari teori, tetapi dari aktivitas nyata. Harapannya akan tumbuh rasa cinta, kepedulian, dan kebanggaan terhadap pertanian. Ini investasi jangka panjang bagi keberlanjutan sektor pangan kita,” jelasnya.

Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor, Yoyon Haryanto menyampaikan bahwa agroeduwisata ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam memberikan edukasi pertanian sejak dini.

“Manfaat kegiatan ini sangat besar bagi peserta didik. Kami ingin mengenalkan dan memberi contoh langsung tentang praktik apa dan bagaimana dunia pertanian itu bekerja. Dengan cara yang menyenangkan, anak-anak bisa menyerap wawasan baru dan melihat bahwa pertanian itu menarik,” kata Yoyon.

Saat kunjungan, para siswa diajak berkeliling lahan menggunakan traktor roda empat, sebuah pengalaman seru yang jarang mereka dapatkan di sekolah, Mereka juga mencoba praktik perbanyakan tanaman, menanam bibit cabai, hingga memanen cabai secara langsung. Pengalaman belajar ini membantu siswa memahami bagaimana tanaman ditanam, diberi pupuk, disiram, dan dirawat hingga menghasilkan panen. Menariknya, hasil tanam yang mereka praktikkan pun boleh dibawa pulang sebagai kenang-kenangan.

Dengan pendampingan tenaga pengajar Polbangtan Bogor, para siswa juga mengunjungi berbagai fasilitas pembelajaran seperti Teaching Factory, lahan Integrated Farming System (IFS), serta area Smart Greenhouse. Di sana mereka diperkenalkan berbagai jenis tanaman yang sedang tumbuh dan teknologi budidaya yang digunakan.

Polbangtan Bogor berharap kunjungan ini tidak hanya memberikan pengalaman baru, tetapi juga menanamkan kesadaran bahwa sektor pertanian memegang peran penting dalam keberlangsungan hidup manusia. Dengan memperkenalkan pertanian sejak dini, diharapkan lahir generasi yang siap mendukung pertanian unggul dan berkelanjutan di masa depan. (wsd)