KOTAMOBAGU-WARTABOGOR.id – Pemerintah masih memperpanjang pendaftaran Bantuan Langsung Tunai (BLT) UMKM atau Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) dari pemerintah.
Pelaku UMKM masih memiliki kesempatan untuk Mendapatkan bantuan modal Rp 2,4 juta hingga 25 November 2020.
Untuk bantuan tahap kedua ini dibuka untuk tiga juta pemilik usaha.
Sebelumnya pemerintah sudah menyalurkan BPUM untuk 9 juta pelaku UMKM.
Namun, baru-baru ini heboh di media sosial edaran yang mengatasnamakan dari BRI terkait penerima BPUM. Dalam narasi tersebut berisi :
Himbauan dari Bank BRI
Buat yang dapat bantuan BPUM sebesar Rp 2,4 juta tapi diketahui tidak memiliki usaha atau tidak memiliki dagangan maka hati-hati. Suatu saat nanti bakal ada tim survey yang akan turun ke lapangan dan jika ada penerima bantuan tersebut diketahui tidak memiliki dagangan tapi mendapatkan bantuan BPUM ini maka bantuan tersebut akan masuk ke dalam pinjaman yang harus dikembalikan. Kecuali jika benar memiliki usaha atau dagangan maka BPUM ini mutlak bantuan bukan pinjaman.
ttd
Bank BRI
Kabar ini terus diperbincangkan netizen.
“Hayo siapa yang terima BPUM, Siap-siap,” fulis akun Facebook bernama Faisal.
Menanggapi pengumuman yang beredar tersebut, Pimpinan Cabang BRI Kotamobagu Sulawesi Utara, Erwin Sapari, mengaku jika BRI tidak pernah mengeluarkan pernyataan tersebut.
“BRI tak pernah mengeluarkan pernyataan tersebut, itu Hoax,” jelas Erwin, Kamis 29 Oktober 2020.
Seperti diketahui, BRI sebetulnya hanya salah satu penyalur BPUM dari pemerintah.
Berikut cara mendaftar BPUM dikutip dari situs Kementerian Koperasi UKM :
Untuk mengikuti pendaftaran BPUM, berikut syarat yang harus dipenuhi :
Selain BRI, bank lain yang menjadi penyalur BPUM adalah Bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank Syariah Mandiri (BSM). Dana bantuan akan langsung ditransfer ke rekening pelaku UMKM dan tidak perlu dikembalikan.
Pelaku UMKM hanya dapat menerima BPUM jika diusulkan :
UMKM tentunya harus melengkapi syarat kepada pengusul yaitu : NIK, nama lengkap, alamat tempat tinggal sesuai KTP, bidang usaha, dan nomor telepon. (Portalsulut.pikiranrakyat.com)
JAKARTA-WARTA BOGOR – Mengikuti jejak Australia, India kini turut melirik potensi pasokan pupuk dari Indonesia.…
WARTA BOGOR - Penerapan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat bagi aparatur sipil…
BOGOR - WARTA BOGOR - Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan pendakwah Syekh Ahmad Al-Misry…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Hery Susanto, resmi ditahan oleh Kejaksaan…
JABAR - WARTA BOGOR - Program renovasi rumah tidak layak huni di Jawa Barat resmi…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Bareskrim Polri menggerebek rumah produksi gas nitrous oxide (N2O) merek…