BOGOR-WARTABOGOR.id – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pernah berpesan kepada mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan): “Kalian tidak akan miskin ke depan karena kalian sudah berada di tempat yang tepat, kamu sudah berada di jalan yang benar karena pertanian sangatlah menjanjikan untuk keluar dari kemiskinan, kecuali kalian mengingkari dan berpura-pura terhadap apa yang dimiliki dan tidak tulus dalam menghadapi kehidupan ini.”
Merespon pesan Mentan, Polbangtan Bogor terus berkomitmen meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa sebagai petani milenial agar siap menjadi job creator maupun job seeker.
Rabu (04/03), Polbangtan Bogor menggelar kuliah umum bersama Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Lingkungan Pertanian Pending Dadih Permana di AulaKampus Cibalagung. Direktur Polbangtan Bogor Siswoyo bertindak sebagai moderator pada acara yang bertema ‘Membangun Pertanian Masa Depan dan Penguatan Karakter Generasi Muda Pertanian’.
Menurut Dadih, membangun karakter generasi muda pertanian adalah langkah yang strategis karena proses penguatan tersebut merupakan bentuk pendidikan tiada henti. “Bersikap dan berperilaku sebagai generasi muda yang tangguh dalam prinsip kerja dan etos kerja akan membentuk ‘mindset’ kewirausahaan dan menghargai setiap upaya menuju perubahan sehingga terbentuk pola pandang yang luas dan berkomitmen untuk maju,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Dadih mengungkapkan bahwa penguatan regenerasi diharapkan menghasilkan generasi muda yang mempunyai karakter sebagai berikut:
- Berkarakter kewirausahaan, Etos Kerja yang Mandiri, gigih dalam berusaha;
- Paham akan Lingkup usaha yg dibangun dan menguasai bidang usaha yang digeluti;
- Piawi dalam setiap pengambilan Keputusan baik dalam Visi Bisnis, Menejerial dan Sosial;
- Mampu membangun jejaring kerja yang berorientasi pada kemajuan bersama dan saling menguntungkan;
- Selalu mampu memunculkan tantangan pada setiap tahapan usaha dan mengubahnya menjadi peluang sebagai motivasi untuk selalu bergerak maju.
Mengakhiri paparannya, Dadih berharap tujuan di atas dapat terwujud dengan mendorong peran perguruan tinggi maupun Polbangtan yang memiliki program studi pertanian atau yang terkait, untuk mengembangkan pendidikan vokasi yang in line dengan perkembangan industri pertanian di Indonesia.
Pewarta : Arif Prastiyanto
Editor : Ar