Berita

Berkah Pandemi, Mahasiswa Polbangtan Bogor Aplikasikan Ilmunya Dampingi Petani Jambi

TANJUNGJABUNG-WARTABOGOR.id – Menghadapi kondisi pandemi Covid-19, Mentan Syahrul Yasin limpo (SYL) melihat semakin banyak orang yang membutuhkan pertanian. “Pertanian yang dibutuhkan, adalah pertanian yang efektif, efisien dan transparan. Hal itu bisa dilakukan melalui petani milenial yang modern,” tutur SYL.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi, pun mengamini. Ia menegaskan, mahasiswa Polbangtan/PEPI sudah seharusnya menjadi motor penggerak transformasi pertanian tradisional Indonesia menuju modern, sesuai kodratnya sebagai generasi milenial.

Sejak akhir Maret, mahasiswa-mahasiswi Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor melakukan pembelajaran melalui online. Dan masing-masing mahasiswa kembali ke daerah asalnya serta mulai praktek membangun daerah dengan ilmu yang dipelajarinya.

Advertisement

“Semua pasti ada hikmahnya. Meskipun  tidak bisa belajar secara langsung dan rindu dengan suasana kampus, kami dapat belajar secara langsung di lingkungan tempat tinggal kami sendiri. Dengan kondisi seperti ini kami bisa berkontribusi langsung untuk pengembangan sektor pertanian dan peternakan di daerah tempat kami lahir,” ujar salah satu mahasiswi semester 6 Prodi Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan, Liza Ramadhani.

Bersama Ahmad Baihaqi, mahasiswa semester 4 Prodi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan, Liza berkesempatan untuk belajar langsung dan menambah pengalaman di daerah kelahirannya.

Berbekal surat yang dikirim oleh Direktur Polbangtan Bogor,  dua mahasiswa ini melaksanakan praktik mata kuliah di BPP Bram sesuai arahan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Tanjung Jabung Barat. Keduanya ditempatkan di Gapoktan Agro Tani yang terletak Desa Jatimas Kecamatan Bramitam Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi. 

Advertisement

Dibawah bimbingan PPL Jatimas, Edy Purwanto kedua mahasiswa Polbangtan ini dituntut untuk aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan khususnya bidang penyuluhan di lingkup BPP Bram Itam serta diharapkan dapat membawa perubahan kearah yang lebih baik untuk para petani.

“Kami sangat senang diterima dengan baik oleh seluruh pihak di BPP Bram Itam dan pihak Desa Jatimas, sehingga kami bisa belajar menjadi penyuluh yang sebenarnya dan menambah pengalaman. Lagipula kalau bukan kami sendiri, siapa lagi yang akan memajukan pertanian/peternakan di tempat tinggal kami,” ujar Baihaqi yang bertekad  untuk bersungguh-sungguh memanfaatkan kesempatan langka ini.

Pewarta : Arif P & Liza R

Advertisement

Sumber : Polbangtan Bogor

Share

Recent Posts

Koperasi Desa Merah Putih Jadi Sorotan, Warganet Pertanyakan Konsep yang Mirip Minimarket

BOGOR - WARTA BOGOR - Keberadaan Gerai Koperasi Desa Merah Putih di sejumlah daerah tengah…

10 hours ago

Viral Lagu Mas Bahlil Ganteng, Anak Bahlil Sampai Memanggilnya ‘Bapak MBG’

WARTA BOGOR - Lagu "Mas Bahlil Ganteng" atau yang populer dengan singkatan MBG terus menjadi…

11 hours ago
Advertisement

Lebih dari 10 Ribu WNI Terlibat Kasus Online Scam di Kamboja, Ajukan Permohonan Pulang ke Indonesia

JAKARTA - WARTA BOGOR - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh mencatat lonjakan…

12 hours ago

Sejarah Lahirnya Pancasila: Dari Sidang BPUPKI hingga Menjadi Dasar Negara Indonesia

WARTA BOGOR - Pancasila secara etimologis berasal dari bahasa Sanskerta, yakni gabungan kata panca yang…

1 day ago

Rudy Susmanto sebut Skywalk Tegar Beriman Wujud Pembangunan Inklusif di Kabupaten Bogor

BOGOR - WARTA BOGOR - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa Skywalk Tegar Beriman tidak…

1 day ago

SIM Digital Mulai Diterapkan, Ini Syarat dan Tahapan Registrasinya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Kepolisian Republik Indonesia terus melakukan transformasi digital dalam layanan publik,…

1 day ago