Umum

BPBD Jabar Rilis Dampak Kerusakan Akibat Angin Tornado di Bandung

BANDUNG – WARTA BOGOR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat merilis kerusakan akibat angin tornado atau puting beliung yang terjadi di Kabupaten Bandung dan Sumedang pada, Rabu (21/02/2024) sore.

Menurut hasil pendataan, untuk di wilayah Kabupaten Bandung, terdapat tiga wilayah yang terdampak angin puting beliung, antara lain Kecamatan Cicalengka, Cileunyi, dan Rancaekek.

Sementara di wilayah Kabupaten Sumedang, ada dua wilayah kecamatan yang terdampak, yakni Kecamatan Jatinangor dan Cimanggung.

Advertisement

“Untuk di Kabupaten Sumedang, 13 unit bangunan pabrik terdampak dan 10 rumah warga mengalami rusak sedang. Sementara di Kabupaten Bandung ada empat pabrik terdampak, 47 rumah rusak ringan, 13 rusak sedang dan 26 rumah warga rusak berat,” ujar Humas BPBD Jabar, Hadi Rahmat, saat dikonfirmasi, Kamis (22/02/2024).

Untuk di wilayah Kabupaten Sumedang, warga yang terdampak masih dalam pendataan. Namun, BPBD mencatat ada 12 orang yang mengalami luka-luka. Sementara di wilayah Kabupaten Bandung, korban luka sebanyak 19 orang.

Angin tornado atau puting beliung terjadi di Jatinagor atau wilayah perbatasan Kabupaten Sumedang dengan Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (21/02) sore.

Advertisement

Angin tornado tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Dari kejadian ini, menyebabkan sejumlah kerusakan, diantaranya atap beberapa rumah warga beterbangan, dan merobohkan pagar PT Kahatex yang berada di kawasan Rancaekek, Kabupaten Bandung.

Kepala stasiun Klimatologi Jawa Barat, Rakhmat Prasetia menyebut sejumlah faktor menjadi dalang di balik kejadian ini. Diantaranya kondisi suhu muka laut di sekitar Indonesia.

“Suhu muka laut di sekitar wilayah Indonesia relatif hangat, mendukung penambahan suplai uap air ke wilayah Indonesia termasuk wilayah Jawa Barat dan sekitarnya, selaras dengan kelembapan udara di lapisan 850-500 mb yang relatif basah yakni antara 45-95 persen,” terang Rakhmat.

Advertisement

Selain itu, ia juga mengatakan sirkulasi siklonik di Samudera Hindia Barat Pulau Sumatera mengakibatkan terbentuknya area netral poin dengan area pertemuan dan perlambatan angin (konvergensi) serta belokan angin (shearline) berada di sekitar wilayah Jawa Barat.

 

Sumber: CNN Indonesia

Advertisement
Share

Recent Posts

Viral Anak Terjatuh ke Area Kandang Gajah Ragunan, Pengelola Sebut Ada Indikasi Pembuatan Konten

JAKARTA - WARTA BOGOR - Sebuah video yang memperlihatkan seorang anak mengenakan pakaian merah terjatuh…

8 hours ago

Festival Tangguh Bencana Bogor Utara 2026, Hadirkan Mitigasi Bencana hingga Pelatihan Kerja

BOGOR - WARTA BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, membuka Festival Kecamatan Tangguh…

10 hours ago
Advertisement

Fenomena Blue Moon Hiasi Langit Indonesia Hari Ini, Simak Fakta dan Waktu Puncaknya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Fenomena langka Blue Moon atau bulan biru akan menghiasi langit…

11 hours ago

Pemerintah Kaji Penggunaan CNG Tabung 3 Kg untuk Gantikan LPG Subsidi, Bakal Jadi yang Pertama di Dunia

JAKARTA - WARTA BOGOR - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral tengah mematangkan…

2 days ago

Polisi Selidiki Kasus Pencabulan di Ponpes Ciawi Bogor, Diduga Libatkan Lima Pelaku

BOGOR - WARTA BOGOR - Polisi masih menyelidiki kasus dugaan pencabulan yang terjadi di lingkungan…

3 days ago

Kerbau Albino Mirip Donald Trump Selamat dari Kurban, Kini Dirawat di Kebun Binatang

WARTA BOGOR - Seekor kerbau albino seberat 700 kilogram di Bangladesh mendadak viral karena memiliki…

3 days ago