JAKARTA – WARTA BOGOR – Gunung Merapi mengalami erupsi sejak kemarin dan menyebabkan hujan abu vulkanik di sejumlah daerah. BPBD Jateng mencatat ada 5 kabupaten/kota yang terdampak hujan abu merapi.
“(Dampak abu vulkanik Merapi) tidak hanya Kabupaten Magelang, Kota Magelang, kemudian Temanggung juga kena, termasuk Boyolali (Tlogolele, Kecamatan Selo) juga abunya sampai Wonosobo,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan kepada wartawan di Balai Desa Krinjing, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, dilansir detikJateng, Sabtu (11/3/2023).
Bergas berharap masyarakat tidak perlu panik, dikarenakan level Merapi masih pada level III atau siaga dan hingga saat ini belum ada peningkatan.
“Tentunya tetap kewaspadaan warga masyarakat untuk saling jaga, siskamling harus tetap penting, harus dijalankan,” pintanya.
Pihaknya minta warga untuk tetap pakai masker. Sejak pukul 12.12 WIB sampai pukul 16.00 WIB, tercatat 24 kali guguran awan panas Merapi.
Sementara, Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Agus Budi Santoso menjelaskan saat terjadi erupsi, pukul 12.12 WIB, APG ( Awan Panas Guguran) terekam di seismograf dengan amplitudo antara 25-70 mm dan durasi 128-458 detik dengan jarak luncur terjauh 4 km ke arah barat daya (sungai Bebeng dan Krasak).
Sumber : detikNews
WARTA BOGOR - Pancasila secara etimologis berasal dari bahasa Sanskerta, yakni gabungan kata panca yang…
BOGOR - WARTA BOGOR - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa Skywalk Tegar Beriman tidak…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Kepolisian Republik Indonesia terus melakukan transformasi digital dalam layanan publik,…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Sebuah video yang memperlihatkan seorang anak mengenakan pakaian merah terjatuh…
BOGOR - WARTA BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, membuka Festival Kecamatan Tangguh…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Fenomena langka Blue Moon atau bulan biru akan menghiasi langit…