JABAR – WARTA BOGOR – Fenomena kecanduan judi online kini tidak hanya berdampak pada kondisi ekonomi, tetapi juga mulai mengganggu keharmonisan rumah tangga.
Di Kabupaten Bogor, kasus perceraian yang dipicu oleh praktik tersebut tercatat paling tinggi di wilayah Jawa Barat.
Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik Jawa Barat tahun 2026, Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 175 kasus perceraian yang berkaitan dengan judi online.
Angka ini menempatkan Bogor di posisi teratas dibandingkan daerah lain di provinsi tersebut.
Di bawahnya, Kabupaten Cianjur mencatat 102 kasus, disusul wilayah Bandung dengan 68 kasus.
Data tersebut menunjukkan bahwa dampak judi online telah meluas dan menjadi persoalan serius di berbagai daerah, tidak hanya menyentuh aspek finansial, tetapi juga merusak hubungan keluarga hingga berujung pada perceraian.
Selain wilayah-wilayah tersebut, sejumlah daerah lain juga mencatat angka yang cukup tinggi, di antaranya Ciamis dengan 51 kasus, Sumedang sebanyak 41 kasus, Indramayu 36 kasus, Sukabumi 33 kasus, Karawang 30 kasus, serta Garut dan Tasikmalaya masing-masing 25 kasus.
Tingginya angka tersebut menjadi peringatan bahwa judi online bukan sekadar hiburan berisiko, melainkan telah berkembang menjadi ancaman sosial yang nyata dan berdampak luas bagi masyarakat.
Sumber: pojok bogor
JAKARTA - WARTA BOGOR - PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga Liquefied Petroleum Gas…
BOGOR - WARTA BOGOR - Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, menegaskan komitmen kampus dalam…
BOGOR - WARTA BOGOR - Sebanyak 16 perguruan tinggi terkemuka dari Inggris bekerja sama dengan…
BOGOR - WARTA BOGOR - Dinas Perhubungan Kota Bogor segera menerapkan skema pengaturan operasional bagi…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menyatakan dukungannya…
JAKARTA-WARTA BOGOR – Mengikuti jejak Australia, India kini turut melirik potensi pasokan pupuk dari Indonesia.…