Umum

Cerita Perjalanan Bima Arya menata Kota Bogor dalam 10 Tahun Terakhir

WARTA BOGOR – Tepat pada Sabtu (20/4/2024), Wali Kota Bogor, Bima Arya telah memimpin Kota Bogor dalam 10 tahun. Dalam kepimpinannya, Bima berhasil mengubah dan menata Kota Bogor dengan berbagi kebijakan.

Cerita perubahan itu dirangkum dalam film dokumenter di kanal YouTube Bima Arya berdurasi 22 menit 26 detik.

Dalam film tersebut, Bima menceritakan perjalanan dalam kepimpinannya yang tidak mudah dalam menyelesaikan berbagai persoalan, seperti kemacetan, tata kota, dan sampah.

Advertisement

Bima mengungkapkan cara pandangnya terhadap kota kelahirannya, mulai soal keasrian, hingga karakter orang bogor yang someah, guyub, dan saling menyayangi.

Bima juga memiliki tokoh referensi dalam kepimpinannya, mulai dari Soekarno yang sosok pemberani, cerdas, serta memiliki visi yang kuat. Ada pula Bung hatta yang dikenal berpihak kepada rakyat secara ekonomi dan kesederhanaannya.

Sosok BJ Habibie juga dijadikan Bima sebagai referensi lantaran menempatkan kepentingan nasional di atas segalanya dan membawa Indonesia memiliki kompetensi yang berbeda secara manusia.

Advertisement

Bima juga mengagumi mantan perdana menteri Singapura tahun 1959 – 1990, Lee Kuan Yew. Ia menilai Lee Kuan Yew memiliki totalitas dan keteladanan yang mampu membangun sistem di Singapura yang begitu bersih dan profesional.

Dan panutan Bima yang paling terdekat ialah ayahnya, Toni Sugiarto. Ayahnya merupakan seorang polisi, abdi negara dan bersih. Bima mengaku selalu mengingatkan kata-kata yang ayahnya ucapkan hingga saat ini.

“Sebaik-baiknya orang adalah yang memberikan manfaat bagi orang lain dan lingkungannya,” kata Bima.

Advertisement

Ia merasa telah keliling dunia, tapi belum melakukan sesuatu untuk Kota Bogor. Oleh karena itu, Bima mencalonkan diri sebagai Walikota pada tahun 2013.

“Tantangan terbesar bukan hanya sekedar mencari pekerjaan, melainkan betul-betul memperbaiki Kota Bogor yang sangat saya cintai. Perjuangan enggak mudah karena kami menang tipis. Apalagi, saya nonbirokrat pertama yang menjadi Wali Kota Bogor,” terang Bima.

Kala itu, Bima berkomitmen dan memprioritaskan mengentaskan kemacetan. Dalam perjalanannya, ia berhasil menerapkan program konversi angkot 3:1 atau 3 angkot menjadi 1 bus. Tercata, sudah ada lebih 347 angkot yang di konversi menjadi 49 Biskita.

Advertisement

Kemudian, Bima berhasil menerapkan Sistem Satu Arah (SSA) seputaran Kebun Raya Bogor pada tahun 2016 untuk mengurai kemacetan di pusat kota.

“Saya ingin banget memberikan kenyamanan untuk warga Kota Bogor dan kok ada kaitannya dengan index of happiness. Orang yang seneng jalan, aktif di ruang publik,” ujar Bima.

Bima juga menyampaikan telah membangun jalur pedestarian, jogging track di Sempur, Alun-alun, hutan kota, dan taman bermain anak-anak seluas 15 hektar.

Advertisement

Kemudian, Bima meluncurkan program Bogor Tanpa Kantong Plastik (Botak), TPS3R, bank sampah, penambahan armada sampah, serta pemanfaatan sampah green economy.

Saat ini, Kota Bogor memiliki 30 TPS3R dan 124 bank sampah yang tersebar di seluruh kecamatan.

Dalam pengelolaan sampah, Bima terinspirasi dari Mantan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini yang memiliki sistem mengolah sampah dari tingkat RT.

Advertisement

“Ini menjadi salah satu kunci Kota Bogor memperoleh piala Adipura setelah 28 tahun. Jangan sampai Adipura pergi lagi. Siapapun walikotanya, siapapun pemimpinnya, siapapun kepala dinasnya, Adipura harus tetap disini,” tegasnya.

“Sampai detik akhir menjadi walikota, saya pastikan siapa pun yang menjadi walikota, tidak membuat Kota Bogor mundur. Jangan pernah Kota Bogor mundur, harus terus berlari, bahkan lebih kencang dari 10 tahun ini ketika saya menjadi walikota,” pungkas Bima.

 

Advertisement

 

Sumber: kompas

 

Advertisement
Share

Recent Posts

Festival Merah Putih 2026 Berakhir, Dorong Perputaran Ekonomi Kota Bogor

BOGOR - WARTA BOGOR - Festival Merah Putih (FMP) 2026 resmi ditutup setelah berlangsung selama…

5 hours ago

Karhutla Meluas di Jawa Barat, Dedi Mulyadi Minta Pendakian Gunung Ditunda

JABAR - WARTA BOGOR - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menjadi perhatian serius di…

7 hours ago
Advertisement

Komisi III DPR Ungkap 13 Tindak Pidana yang Bisa Dikenai Perampasan Aset

JAKARTA - WARTA BOGOR - Komisi III DPR RI mengungkapkan terdapat 13 jenis tindak pidana…

20 hours ago

Pasca Kericuhan Demo 27 Agustus di Jakarta: Polisi Amankan 322 Orang, 1 Meninggal Dunia

JAKARTA - WARTA BOGOR - Kericuhan terjadi di sejumlah titik di Jakarta setelah aksi demonstrasi…

2 days ago

Bogor Bakal Punya Embarkasi Haji Mirip Zamzam Tower, Telan Anggaran Rp142 Miliar

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor menyiapkan anggaran sebesar Rp142 miliar untuk pembangunan…

3 days ago

Pemkab Bogor Rencanakan Pembangunan Underpass di Simpang PDAM pada 2027

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor berencana melakukan penataan di Jalan Tegar Beriman,…

3 days ago