BOGOR – WARTA BOGOR – Rest area Gunung Mas Bogor diprediksi akan diisi sebanyak 500 pedagang. Namun demikian, hal itu dinilai akan berdampak buruk pada sebagian pedagang dalam hal penjualan.
Camat Cisarua, Heri Risnandar menyadari akan ada persaingan yang cukup ketat di antara pedagang rest area Gunung Mas Puncak Bogor tersebut ke depan.
Dikarenakan, hampir semua pedagang di rest area Gunung Mas Puncak Bogor memiliki dagangan yang sama di bidang kuliner.
“Karena 500 pedagang ditempatkan dalam suatu tempat, persaingannya yang juga akan ketat, sementara penjualannya sama,” ujar Heri, Minggu (21/7/2024).
Heri menjelaskan, memang dibutuhkan lebih banyak rest area untuk menyebar pada pedagang tersebut. Untuk itu, pihaknya telah mengumpulkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Cisarua untuk membahas rencana usaha bersama.
Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), warga Cisarua meminta kerja sama lahan dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dan PT Sumber Sari Bumi Pakuan (SSBP) untuk membangun rest area.
“Ketika seperti Astro (Asep Stroberi), Jaswita, Pakis Hill bisa KSO (kerja sama operasional), kenapa BUMDes tidak, kan BUMDes juga berbadan hukum,” kata Heri.
Selain menyelesaikan persoalan antar pedagang, hal itu juga bisa membantu pendapatan desa di Cisarua.
“Katakanlah kita coba menambah dua atau tiga rest area, mungkin kapasitasnya tidak banyak, 50 pedagang misalnya, kemudian belakangnya ada akomodasi wisata, kemudian cafe yang dikelola oleh BUMDes,” pungkasnya.
Sumber: Radar Bogor
JAKARTA-WARTA BOGOR – Mengikuti jejak Australia, India kini turut melirik potensi pasokan pupuk dari Indonesia.…
WARTA BOGOR - Penerapan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat bagi aparatur sipil…
BOGOR - WARTA BOGOR - Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan pendakwah Syekh Ahmad Al-Misry…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Hery Susanto, resmi ditahan oleh Kejaksaan…
JABAR - WARTA BOGOR - Program renovasi rumah tidak layak huni di Jawa Barat resmi…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Bareskrim Polri menggerebek rumah produksi gas nitrous oxide (N2O) merek…