JAKARTA-WARTABOGOR.id– Dalam rapat paripurna penutupan masa sidang ke IV tahun sidang 2019-2020, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengesahkan perubahan daftar Rancangan Undang-Undang atau RUU dalam Prolegnas (Program Legislasi Nasional) prioritas 2020 menjadi 37 RUU. Hal ini juga telah disepakati oleh anggota DPR yang hadir dalam rapat paripurna.
Ketua Badan Legislasi DPR RI, Supratman Andi Agtas, menyampaikan laporan hasil evaluasi prolegnas prioritas tahun 2020 bersama Menkumham dan DPD RI. Disepakati pengurangan 16 RUU dalam Prolegnas prioritas, sehingga total RUU Prioritas menjadi 37 RUU.
“Dalam menentukan target legislasi, hendaknya tidak terlalu banyak sehingga setiap komisi mendapatkan alokasi satu RUU dalam satu tahun dan dapat mengajukan kembali satu RUU dalam tahun yang sama apabila pembahasan satu RUU tersebut diselesaikan. Terhadap pelaksanaan RUU prioritas 2020 tidak menutup kemungkinan untuk dilakukan evaluasi kembali,” kata Supratman, Kamis 16 Juli 2020.
Kemudian setelah Supratman membacakan laporan tersebut, Wakil Ketua DPR yang menjadi pimpinan sidang tersebut menanyakan kepada seluruh peserta rapat. Apakah evaluasi tersebut dapat disetujui atau tidak.
“Apakah laporan baleg atas hasil evaluasi terhadap pelaksanaan program legislasi nasional ruu prioritas dapat disetujui?,” tanya Dasco. Kemudian seluruh peserta rapat menjawab, “Setuju,”
Berikut 37 RUU dalam Prolegnas Prioritas 2020:
BOGOR - WARTA BOGOR - Dinas Perhubungan Kota Bogor segera menerapkan skema pengaturan operasional bagi…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menyatakan dukungannya…
JAKARTA-WARTA BOGOR – Mengikuti jejak Australia, India kini turut melirik potensi pasokan pupuk dari Indonesia.…
WARTA BOGOR - Penerapan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat bagi aparatur sipil…
BOGOR - WARTA BOGOR - Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan pendakwah Syekh Ahmad Al-Misry…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Hery Susanto, resmi ditahan oleh Kejaksaan…