JAKARTA – WARTA BOGOR – Komisi VII DPR RI mengungkapkan sejumlah cara agar konsumsi Liquefied Petroleum Gas (LPG) khususnya yang disubsidi oleh pemerintah bisa berkurang.
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eddy Soeparno mengatakan konsumsi LPG bersubsidi di Indonesia bisa dikurangi salah satunya dengan memperluas jaringan gas untuk rumah tangga (Jargas) di Indonesia.
“Jadi memang menggunakan LPG itu merupakan kebutuhan masyarakat yang paling esensial salah satunya untuk memasak. Kecuali memang kalau katakan saja pemerintah memperluas distribusi jaringan gasnya. Sehingga gas itu bisa mencapai rumah-rumah tangga,” kata Eddy dikutip CNBC Indonesia, Rabu (4/9/2024).
Dia mengatakan LPG sendiri merupakan sumber yang esensial terutama untuk keperluan memasak. Hal itu dinilai sulit untuk dicarikan alternatif yang bisa menggantikan LPG.
Walaupun begitu, Eddy menuturkan selain Jargas, ada cara lain yang bisa dilakukan untuk mengurangi konsumsi LPG subsidi di Indonesia yakni dengan mengganti alat masak basis LPG menjadi menggunakan alat masak berbasis listrik.
“Atau kemudian pemerintah semakin menggencarkan kebutuhan masyarakat untuk mengganti alat masaknya dari LPG menjadi alat masak listrik. Nah itu pernah disosialisasikan dan saya kira kedepannya itu perlu digencarkan lagi. Karena memang elektrifikasi itu tidak bisa kita hindarkan,” jelasnya.
Penggunaan alat masak listrik itu sendiri dinilai perlu digencarkan oleh pemerintah menimbang saat ini Indonesia khususnya di wilayah Pulau Jawa yang saat ini mengalami surplus pasokan listrik.
“Jadi ini untuk mengganti LPG dan Pertalite yang dua-duanya itu adalah produk yang harus kita impor,” tambah Eddy.
Sumber: CNBC Indonesia
JABAR - WARTA BOGOR - Program renovasi rumah tidak layak huni di Jawa Barat resmi…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Bareskrim Polri menggerebek rumah produksi gas nitrous oxide (N2O) merek…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa dirinya telah “membuka…
CILEUNGSI - WARTA BOGOR - Alat deteksi dini banjir berbasis teknologi resmi dioperasikan di aliran…
TANAH LAUT-WARTA BOGOR – Gerakan Tanam Serempak seluas 10.000 hektare yang dilaksanakan di 17 provinsi…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan memberikan perhatian terhadap pengadaan puluhan…