Eratkan Silaturahmi Dua Wilayah, LDK Polbangtan Bogor Gelar Mubes

 BOGOR-WARTABOGOR.id – Musyawarah besar LDK AL-MUTA’ALIM PUSAT kepengurusan 2020/2021 sukses dilaksanakan di wilayah satu atau Kampus Jurusan Pertanian, Sabtu (01/02).

Nahi Tua Giri, selaku ketua pelaksana mubes 2020 ini berharap setelah terpilihnya nanti pemimpin yang baru semoga dapat membawa kita ke jalan yang benar dan juga memiliki sifat seperti Rasulullah SAW, selalu menjadi contoh, panutan dan dapat mengharumkan nama LDK Al-Muta’alim.

Pada mubes kali ini mengangkat tema ‘’Harmonisasi LDK dalam memperkokoh ukhuwah menuju generasi islami’’. Mubes diselenggarakan sebagai langkah awal untuk kemajuan organisasi kedepannya, musyawarah besar ini melibatkan beberapa elemen yakni seluruh anggota LDK wilayah 1 (pertanian) dan seluruh anggota wilayah 2 (peternakan),  mubes memiliki tujuan untuk menyempurnakan atau menyusun kembali Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah tangga juga memfokuskan kembali tugas pokok dan fungsi sebagai anggota LDK atau leader dakwah di masing-masing wilayah.

Acara mubes dibuka langsung oleh koordinator pembina kemahasiswaan i Dr. Lukman Effendy, M.Si. Beliau menyampaikan sekaligus berharap adanya mubes ini outputnya yakni menyempurnakan AD/ART, jangan sampai semua atuan dibuat hanya untuk kepentingan karena ada beberapa hal yang akan dituju atau dicapai. Beliau juga menyampaikan ada tiga pilar yang harus di harus diperhatikan dalam bertindak yaitu naluri, akal sehat, dan qalbu (perasaan), jika semua diterapkan hidup akan damai dan tidak akan memiliki musuh.

“Untuk memilih atau memutuskan pemimpin harus ada beberapa kriteria yang mejadi tolak ukur yakni tiga pilar dan memiliki kemampuan juga kemauan” tutur Lukman  saat memberikan sambutan.

 Musyawarah besar ini memakan waktu yang cukup lama kurang lebih 10 jam, sidang pada saat mubes dipimpin oleh beberapa presidium. Pemilihan presidium dikembalikan kepada kesepakatan forum, presidium satu yakni Doni Abeng, presidium dua yakni Aldi Prahasta dan presidium tiga yakni destiani.

Pada saat pembahasan AD/ART terdapat beberapa pasal dan bab yang dikritisi sehingga terjadi perubahan juga terdapat penambahan pasal dan bab baru. Pada anggaran dasar terdapat pasal baru mengenai kaderisasi dan perubahan sifat organisasi, sedangkan pada anggaran rumah tangga terdapat perubahan beberapa pasal yakni hak anggota, pencabutan status keanggotaan aktif, perubahan jumlah anggota yang hadir untuk menyetujui keputusan, dan penambahan bab baru mengenai kepengurusan, penambahan poin pada syarat menjadi ketua, tugas komisi, juga penghapusan poin pemberhentian pengurus wilayah pada beberapa pasal.

Setelah musyawarah besar dilaksanakan dilanjutkan dengan penyeleksian calon ketua LDK Al-Muta’alim Pusat, adanya calon ketua ini karena rekomendasi dari teman-temannya. Berkumpulnya calon ketua kemudian selanjutnya diseleksi yang terdiri dari beberapa tahap. Setelah menunggu beberapa waktu, Alhamdulillah terpilih satu nama yakni Muzayyin Fikri Ramadhan (Mahasiswa Diploma IV tingkat tiga Jurusan Peternakan).

Harapan Muzayyin untuk LDK Al-Muta’alim Polbangtan Bogor dapat menjadi wadah positif untuk melahirkan generasi rabbani yang berakhlakul karimah yang akan menyebarkan nilai nilai islam di Polbangtan Bogor. Oleh karena itu diharapkan seluruh mahasiswa yang tergabung dalam  LDK mau mewakafkan diri untuk jadi motor penggerak dakwah di kampus Polbangtan Bogor. Serta seluruh mahasiswa yang tergabung di ldk tidak berniat untuk mencari popularitas atau ketenaran di mata mahasiswa lain, melainkan untuk bersama-sama memperbaiki  diri agar terwujudnya ukhuwah islamiyah di kampus Polbangtan Bogor dengan baik. 

Reporter : Aida Maudy