ROTE NDAO-WARTABOGOR.id – Sejumlah nelayan di Desa Papela, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), menemukan seekor bayi ikan hiu mirip wajah manusia.
“Ditemukan pertama kali oleh seorang nelayan bernama Hasan Hanasin,” kata Kasubag Humas Polres Rote Ndao Aiptu Anam Nurcahyo
Anam menjelaskan, Hasan dan rekannya Abdullah Ferroh pergi melaut pada Minggu (21/2/2021) sekitar pukul 19.00 WITA.
Keduanya mencari ikan menggunakan pukat di Perairan Papela, tepatnya di depan Pos Angkatan Laut Papela.
Sekitar pukul 22.00 WITA, keduanya mulai menarik pukat. Di dalam pukat itu terdapat beberapa jenis ikan, termasuk dua ekor hiu.
“Satu ekor berukuran besar dan satu ekor lainnya berukuran sedang,” ungkap Anam.
Kedua nelayan itu lalu kembali ke pantai untuk menyimpan hasil tangkapan di dalam kotak pendingin.
Sementara ikan hiu berukuran besar tetap disimpan di atas perahu.
Keesokan harinya, keduanya kembali ke pantai untuk mengambil ikan hiu yang disimpan di dalam perahu tersebut. Rencananya, ikan itu dipotong menjadi beberapa bagian.
Tetapi, saat dipotong, Hasan mendapati dua ekor bayi hiu di dalam perut ikan berukuran besar tersebut.
“Salah satu bayi ikan hiu tersebut memiliki bentuk yang berbeda sehingga yang bersangkutan langsung membuangnya karena takut melihat bentuk bayi ikan hiu tersebut,” jelas Anam.
Abdullah yang penasarn dengan bentuk ikan hiu itu justru memungutnya. Abdullah membawa pulang ikan tersebut dan menyimpannya di rumah.
“Ikan hiu tersebut saat disimpan di dalam toples yang berisikan cairan alkohol,” ujar dia.
Bentuk fisik bayi hiu belum sempurna
Kepala Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang Imam Fauzi mengatakan, hiu itu merupakan jenis blacktip atau hiu karang sirip hitam dengan nama ilmiah Carchrhinus melanopterus.
Hal itu terlihat dari warna hitam yang terdapat di ujung sirip ikan tersebut. Hiu karang sirip hitam itu masuk dalam famili Carcharhinidae.
Menurut Imam, kondisi hiu tersebut normal.
“Itu normal. Seiring bertambahnya umur, hiu tersebut akan berkembang hingga sempurna di dalam kandungan. Baru lahir menjadi hiu yang kita lihat saat ini dan mata sudah di samping,” ujar Imam
Fenomena itu biasa terjadi dan bisa dijelaskan secara ilmiah. Imam meminta publik tak perlu memaknai bentuk ikan itu secara berlebihan.
“Itu hiunya masih bayi. Ibarat manusia itu masih prematur, bentuk fisiknya belum sempurna,” jelas Imam.(kompas.com)
JAKARTA - WARTA BOGOR - Sebuah video yang memperlihatkan seorang anak mengenakan pakaian merah terjatuh…
BOGOR - WARTA BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, membuka Festival Kecamatan Tangguh…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Fenomena langka Blue Moon atau bulan biru akan menghiasi langit…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral tengah mematangkan…
BOGOR - WARTA BOGOR - Polisi masih menyelidiki kasus dugaan pencabulan yang terjadi di lingkungan…
WARTA BOGOR - Seekor kerbau albino seberat 700 kilogram di Bangladesh mendadak viral karena memiliki…