BOGOR – WARTA BOGOR – Pemerintah Kota Bogor batal merilis operasional angkot listrik yang sebelumnya dijadwalkan melakukan uji coba pada Jumat (15/03/2024). Jadwal uji coba diundur hingga awal April 2024.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Marse Hendra Saputra mengungkapkan, alasan pengunduran operasional angkot listrik disebabkan belum rampungnya stasiun charging atau stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di Kantor Dishub Kota Bogor.
Selain itu, Dia juga mengatakan masih ada terkendala pada alat pembayaran angkot listrik atau Tap on Bus (TOB).
“Stasiun Charging dan TOB itu masih dalam proses. Makanya kami undur hingga awal April 2024 nanti,” kata Marse saat dihubungi Radar Bogor.
Seperti yang diketahui sebelumnya, Pemkot Bogor berencana akan merilis 5 unit angkot listrik. Angkot listrik ini akan mengisi rute trayek Biskita Transpakuan koridor 3 (Cidangiang-Suryakencana-Bondongan lalu kembali ke Cidangiang).
Marse mengatakan angkot listrik ini berbeda dengan angkot konvensional. Angkot listrik akan beroperasi seperti halnya Biskita Transpakuan yang hanya berhenti pada titik-titik yang telah ditentukan.
Begitu juga dengan sistem pembayarannya yang dilakukan secara non tunai (cash less) dengan cara menempelkan kartu e-money. Tarif yang dikenakan pada uji coba ini yakni Rp5 ribu.
Sumber: Radar Bogor