Kesehatan

Kasus Covid-19 kembali Meningkat, Pemerintah bersiap Membuka Vaksin Booster Ketiga

JAKARTA – WARTA BOGOR – Pemerintah tengah membuka kemungkinan penerapan vaksinasi Covid-19 booster ketiga, seiring dengan meningkatnya kasus konfirmasi mingguan.

Direktur Jenderal Pelayanan Kementerian Kesehatan RI, Azhar Jaya menyebut meskipun tren kasus Covid-19 kembali meningkat, keterisian bed occupancy rate (BOR) relatif rendah, tidak seperti gelombang corona sebelumnya.

“Kita sudah bersiap membuka vaksinasi massal kepada masyarakat, lagi proses juga vaksinasi lagi, untuk booster ketiga,” ujar Azhar, Jakarta, Selasa (12/12/2023).

Advertisement

Dalam waktu dekat, survei antibodi bakal kembali dilakukan untuk melihat seberapa kekebalan masyarakat yang masih terbentuk terkait Covid-19.

Subvarian omicron yang saat ini menyebar merupakan varian EG.5 atau varian ‘Eris’, angka fatalitas akibat varian tersebut jauh lebih rendah dibandingkan varian terdahulu.. Meski begitu, pemerintah tetap mengimbau masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan seperti memakai masker.

Vaksinasi Covid-19 akan dilakukan terlebih dahulu pada daerah dengan tinggi kasus, seperti DKI Jakarta yang mencatat kenaikan lebih dari 40 persen dalam sepekan. Dinkes DKI Jakarta juga mencatat ada dua kasus kematian Covid-19 pasca berbulan-bulan nihil kematian akibat Covid-19.

Advertisement

Kedua pasien tersebut memiliki riwayat komorbid atau penyakit penyerta, satu pasien belum mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis keempat, sementara pasien yang satunya belum pernah divaksinasi sama sekali.

Kemenkes juga baru-baru ini mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Kewaspadaan Terhadap Lonjakan Covid-19 Bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri. Para Pelaku Perjalanan Luar Negeri diharapkan melakukan protokol kesehatan yang ketat dan dalam kondisi yang sehat saat bepergian.

PPLN diminta melengkapi vaksinasi Covid-19 maupun dosis primer dan booster sesuai ketentuan yang berlaku.

Advertisement

“Sehingga sangat direkomendasikan untuk segera melengkapi vaksinasi Covid-19 baik primer maupun booster sesuai ketentuan,” tulis dalam keterangan resmi Kemenkes RI, Selasa (12/12/2023).

 

Sumber: Detikhealth.com

Advertisement
Share

Recent Posts

Polbangtan Kementan Dorong Kepemimpinan Muda untuk Kawal Kebijakan Pangan Nasional

BOGOR-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor terus memperkuat peran generasi muda dalam mendukung…

22 hours ago

Polbangtan Kementan Jajaki Teknologi Drone Pertanian Korea Selatan, Perkuat Wawasan SDM Pertanian Menuju Pertanian Modern

SERPONG-WARTA BOGOR – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong pengembangan pertanian modern melalui pengenalan teknologi dan…

22 hours ago
Advertisement

Evaluasi K-Smart Farm, Polbangtan Kementan Perkuat Keberlanjutan Smart Farming Indonesia

BOGOR-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor bersama tim kerja sama dari Korea Selatan…

22 hours ago

IHSG Anjlok 11,16%, Rencana MSCI Picu Kekhawatiran Investor

WARTA BOGOR - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan setelah perdagangan dilanjutkan seusai penghentian…

1 day ago

Wajib Sertifikasi Halal Mulai 18 Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Industri Kosmetik Jadi Sorotan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Kewajiban sertifikasi halal yang dijadwalkan mulai berlaku pada 18 Oktober…

1 day ago

Pemkot Bogor Mulai Siapkan Anggaran Biskita Trans Pakuan 2027

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai membahas anggaran operasional Biskita Trans…

1 day ago