Berita

Kecanduan Game Online Parah, Remaja Ini Tak Mandi dan Tak Tidur Selama Sepekan

WARTA BOGOR – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, menangani seorang remaja berusia 18 tahun yang diduga mengalami kecanduan game online hingga memengaruhi kondisi fisik dan kesehatannya.

Kasus tersebut terungkap setelah ibu remaja itu melaporkan kondisi putranya kepada petugas. Menurut pengakuan sang ibu, anaknya tidak keluar dari kamar dan tidak mandi selama sepekan karena terus bermain game online.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial DSP3A Nunukan, Yarius, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Satpol PP untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

Advertisement

“Sampai di rumahnya kita ketuk pintu kamarnya, kita panggil-panggil sama sekali tak ada respon dari si anak. Takut kenapa-kenapa, petugas mendobrak pintu kamarnya. Ternyata si anak tersebut sedang serius bermain game online,” ujar Yarius, Kamis (25/6/2026).

Saat petugas mencoba mengambil telepon genggam miliknya, remaja tersebut langsung marah dan menolak perangkatnya disentuh.

Berdasarkan keterangan ibunya, hampir seluruh aktivitas sehari-harinya dihabiskan untuk bermain game menggunakan laptop maupun telepon genggam dengan headphone yang selalu terpasang.

Advertisement

“Dia tidak mandi selama seminggu, tidak mau keluar kamar, paling hanya keluar ambil makan dibawa masuk kamar. Dia bahkan kuat tidak tidur berhari-hari karena game online,” tuturnya.

Hasil penelusuran DSP3A menunjukkan remaja tersebut sebenarnya dikenal sebagai siswa berprestasi. Guru-gurunya mengakui kecerdasannya, terutama di bidang teknologi informasi, sehingga kerap diminta membantu berbagai kebutuhan terkait IT di sekolah.

Namun, dari hasil pendampingan sebelumnya, diketahui remaja tersebut pernah didiagnosis memiliki gejala yang mengarah pada gangguan kejiwaan sejak duduk di bangku kelas XI dan sempat menjalani pembinaan serta pengobatan secara rutin.

Advertisement

“Dulu sempat menjadi sasaran pembinaan kami. Dia rutin kita beri obat, karena diagnosa dokter yang menyatakan ada gejala menuju ODGJ,” kata Yarius.

Ia juga menjelaskan bahwa kondisi emosional remaja tersebut cenderung tidak stabil. Dalam beberapa kesempatan, ia bahkan melukai dirinya sendiri saat marah, namun tetap kembali bermain game meski mengalami luka.

“Si anak juga memiliki emosi tak stabil. Ia tak segan menghancurkan kaca jendela dengan tangan kosong. Meski tangan berdarah akibat pecahan kaca, ia kembali lagi bermain game online,” lanjutnya.

Advertisement

Sebagai tindak lanjut, DSP3A menjadwalkan remaja tersebut menjalani penanganan di Rumah Sakit Jusuf SK Tarakan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

“Kita bawa ke RS Jusuf SK Tarakan besok. Semoga si anak segera pulih. Dia anak yang pintar dan berprestasi, sangat disayangkan kalau masa produktifnya habis karena kecanduan game,” ujar Yarius.

 

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

 

Sumber: TribunnewsBogor

Advertisement
Share

Recent Posts

Waspadai Game Online Anak, Satpol PP Bogor Soroti Risiko Top Up dan Kecanduan

BOGOR - WARTA BOGOR - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor mengimbau orang…

29 minutes ago

Pemkab Bogor dan ATR/BPN Perkuat Komitmen Percepatan Penyusunan RDTR

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat untuk…

1 hour ago
Advertisement

Bogor Jadi Tuan Rumah Mayors Talk 2026, Bagikan Praktik Pengelolaan Sampah ke 25 Kota

BOGOR - WARTA BOGOR - Kota Bogor menjadi tuan rumah kegiatan Mayors Talk: Climate and…

14 hours ago

DPR-Pemerintah Pusat Sepakat Tanggung Gaji Guru dan Nakes PPPK Daerah, Alokasikan Rp23 T

JAKARTA - WARTA BOGOR - DPR dan Pemerintah sepakat Pemerintah Pusat menanggung gaji guru dan…

19 hours ago

World Rabies Day, Polbangtan Kementan Ajak Masyarakat Peduli Kesehatan dan Populasi Hewan

BOGOR-WARTA BOGOR — Memperingati World Rabies Day yang diperingati setiap 28 September, Jurusan Peternakan, Program…

19 hours ago

Menguatkan SDM di Balik Mekanisasi Pertanian, Polbangtan Bogor Ikuti Sertifikasi Teknisi

BOGOR-WARTA BOGOR — Kemajuan mekanisasi pertanian tidak hanya bergantung pada ketersediaan alat dan mesin pertanian…

19 hours ago