Umum

Kemensos Bantah Ajukan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional: Itu Usulan Masyarakat

WARTA BOGOR – Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono mengungkapkan usulan pemberian gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 Indonesia, Soeharto bukan berasal dari Kementerian Sosial (Kemensos), melainkan dari masyarakat.

“Usulan gelar pahlawan itu prosesnya dari masyarakat. Masyarakat kemudian mengusulkan ke kabupaten. Kabupaten membentuk Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) tingkat kabupaten atau kota untuk melakukan pengkajian dan penelitian,” ujar Agus dalam kunjungannya di Magelang, Jawa Tengah, Minggu (26/10/2025).

Ia menekankan, pihaknya hanya berperan sebagai lembaga yang menampung dan menilai usulan gelar Pahlawan Nasional sebelum diteruskan ke Dewan Gelar di Istana Negara.

Advertisement

“Kalau dari tingkat kabupaten selesai, kemudian diusulkan ke provinsi,” sambungnya.

Selanjutnya, pemerintah provinsi akan membentuk TP2GD tingkat provinsi untuk mengkaji kembali usulan tersebut. Jika hasil kajian di provinsi dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat, berkas usulan diteruskan ke Kemensos.

“Kemensos ada tim TP2DP yang beranggotakan 13 orang. Mereka inilah yang meneliti dan mengkaji semua usulan calon pahlawan dari provinsi. Setelah dikaji dan ditandatangani oleh menteri sosial baru hasilnya diserahkan ke dewan gelar di Istana Negara,” jelas Agus.

Advertisement

Agus Jabo menambahkan, proses usulan yang kini sedang berjalan tersebut telah sampai pada tahap dewan gelar di Istana Negara. Keputusan akhir mengenai siapa yang akan ditetapkan sebagai pahlawan nasional sepenuhnya menjadi kewenangan pihak istana.

“Jadi, kami Kemensos itu hanya menampung kemudian melakukan asesmen dan melanjutkan proses itu ke level yang lebih tinggi yaitu dewan gelar yang ada di istana. Nanti di sanalah yang akan memutuskan siapa-siapa yang layak untuk menjadi pahlawan nasional,” pungkasnya.

 

Advertisement

 

 

 

Advertisement

Sumber: BeritaSatu

 

Advertisement
Share

Recent Posts

Viral Anak Terjatuh ke Area Kandang Gajah Ragunan, Pengelola Sebut Ada Indikasi Pembuatan Konten

JAKARTA - WARTA BOGOR - Sebuah video yang memperlihatkan seorang anak mengenakan pakaian merah terjatuh…

13 hours ago

Festival Tangguh Bencana Bogor Utara 2026, Hadirkan Mitigasi Bencana hingga Pelatihan Kerja

BOGOR - WARTA BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, membuka Festival Kecamatan Tangguh…

16 hours ago
Advertisement

Fenomena Blue Moon Hiasi Langit Indonesia Hari Ini, Simak Fakta dan Waktu Puncaknya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Fenomena langka Blue Moon atau bulan biru akan menghiasi langit…

16 hours ago

Pemerintah Kaji Penggunaan CNG Tabung 3 Kg untuk Gantikan LPG Subsidi, Bakal Jadi yang Pertama di Dunia

JAKARTA - WARTA BOGOR - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral tengah mematangkan…

3 days ago

Polisi Selidiki Kasus Pencabulan di Ponpes Ciawi Bogor, Diduga Libatkan Lima Pelaku

BOGOR - WARTA BOGOR - Polisi masih menyelidiki kasus dugaan pencabulan yang terjadi di lingkungan…

3 days ago

Kerbau Albino Mirip Donald Trump Selamat dari Kurban, Kini Dirawat di Kebun Binatang

WARTA BOGOR - Seekor kerbau albino seberat 700 kilogram di Bangladesh mendadak viral karena memiliki…

3 days ago