Pertanian

Kementerian Pertanian Memanfaatkan TIK untuk Peningkatan Produktivitas Pertanian

BOGOR-WARTABOGOR.id-Dalam rangka mewujudkan penyelenggaraan penyuluhan dan sumberdaya manusia pertanian yang maju, mandiri dan modern di era indrustri 4.0, Badan Penyuluhan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan RI mengadakan Webinar Penyuluhan Nasional. Kegiatan berlangsung di Aula Karakter, Pusat Pelatihan Manajemen Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Kabupaten Bogor.

Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan arahan dan sambutannya bahwa pertanian terus berkembang dari waktu ke waktu. Kemajuan pertanian sejak era orde baru tahun 70an

“Presiden Soeharto menggenjot program Bimas dan Inmas. Saat itu produktivitas rata-rata sekitar 2,8 ton, hektar. Program itu dimulai dari Karawang dan dikuti kabupaten-kabupaten lainnya di Pantura. Melalui pancausaha tani. Panca usaha tani itu adalah pelurunya, program binmas dan inmas senjatanya, para penyuluh adalah penembak jitunya,” katanya. Kamis (16-12-2021)

Advertisement

Dengan adanya program tersebut produksi pertanian meningkat

“1980-an, produktivitas rata-rata di pantura tembus di angka 5 ton per hektare. 1984 produktivitas pantura 5,4-5,6 ton per hektar. Ada peningkatan 2 kali lipat dalam waktu 15 tahun saja”tambah Dedi

Peran Penyuluh Pertanian sangat penting.

Advertisement

Saat ini produktivitas jalan di tempat maka memasuki era modern yang meningkat pesat, penyuluh pertanian harus memanfaatkan Teknologi Informasi Komunikasi agar Panca Usaha Tani menjadi Plus, menjalankan Pertanian Modern.

Pada webinar ini peserta dari penyuluh yang ikut secara offline berjumlah 112 orang dan online peserta seluruh provinsi se-Indonesia

Hadir Kepala Penyuluhan Pertanian Bustanul Arifin Caya, juga sebagai moderator webinar. Sedangkan narasumber adalah  penyuluh pertanian kabupaten bogor dan juga seorang blogger Evrina Budi Astuti yang membawakan materi Penyuluh Pertanian di Era Industri 4.0, kemudian dosen Polbangtan Bogor Momon Rusmono yang membawakan materi Transformasi Sistem Penyuluhan Pertanian di Era Teknologi dan Informasi, serta petani dan pengusaha milenial Sandi Okta Susila dengan materi Digitalisasi dalam Pemasaran Produk Pertanian.

Advertisement

Pewarta: Iskandar

Share

Recent Posts

Pemkab Bogor Tangani 11 Ribu Rumah Tidak Layak Huni di 40 Kecamatan pada 2026

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat untuk…

3 hours ago

LAZ Ummul Quro Bogor Salurkan Rp100 Juta Modal Usaha untuk 20 UMKM, Sinergi Bersama KUA Ciseeng dan Gunung Sindur

BOGOR-WARTA BOGOR — LAZ Ummul Quro Bogor menyalurkan bantuan modal usaha senilai total Rp100 juta kepada 20 pelaku UMKM melalui…

7 hours ago
Advertisement

Pendapatan Biskita Trans Pakuan Tembus Rp10 Miliar, Koridor Baru Disiapkan pada 2027

BOGOR – WARTA BOGOR - Pendapatan Biskita Trans Pakuan Kota Bogor mencapai Rp10,29 miliar selama…

7 hours ago

Program IJD Prabowo Dukung Pembangunan Jalan Citeureup–Sukamakmur Sepanjang 20 Km

BOGOR – WARTA BOGOR - Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) yang digulirkan Presiden Republik…

22 hours ago

Pemerintah Perpanjang Penahapan Kewajiban Sertifikasi Halal hingga Tahun 2028

JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Perindustrian (Menperin) M Sarmuji menyambut baik penundaan kewajiban sertifikasi…

1 day ago

Usai Bentangkan Spanduk Kritik Pemerintahan di Bundaran HI, Enam Aktivis Greenpeace Akhirnya Dipulangkan

JAKARTA – WARTA BOGOR -  Enam aktivis Greenpeace Indonesia dipulangkan dari Polda Metro Jaya pada…

1 day ago