Polbangtan Kementan Pimpin Gerakan Tanam Serempak di Batanghari, Perkuat Langkah Menuju Swasembada Pangan
BATANGHARI – WARTA BOGOR— Dalam rangka menindaklanjuti arahan strategis Kementerian Pertanian terkait percepatan swasembada pangan nasional, Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor memimpin pelaksanaan Gerakan Tanam Serempak di Desa Senaning, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, pada Jumat, 12 Juni 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan di lahan seluas 33 hektar yang merupakan bagian dari program Optimalisasi Lahan (Oplah). Penanaman padi tersebut menjadi bagian dari agenda nasional Gerakan Tanam Serempak seluas 52.000 hektar yang dilaksanakan secara bertahap di berbagai lokasi Oplah dan Cetak Sawah Rakyat (CSR) di seluruh Indonesia, sebagai upaya mempercepat peningkatan produksi pangan nasional.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa percepatan tanam menjadi salah satu strategi utama dalam meningkatkan produksi beras nasional dan mewujudkan swasembada pangan. “Kita harus memanfaatkan setiap potensi lahan yang ada secara optimal. Percepatan tanam melalui program Oplah dan Cetak Sawah Rakyat merupakan langkah nyata untuk meningkatkan indeks pertanaman dan produktivitas. Dengan kerja sama seluruh pihak, target swasembada pangan dapat tercapai lebih cepat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, tenaga penyuluh, Brigade Pangan, dan petani dalam mengawal keberhasilan program strategis pertanian. “Keberhasilan swasembada pangan memerlukan dukungan SDM pertanian yang kompeten serta pendampingan yang berkelanjutan. Penyuluh dan Brigade Pangan memiliki peran penting sebagai penggerak di lapangan untuk memastikan program berjalan efektif dan memberikan hasil yang optimal bagi petani,” ungkapnya.
Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto, menyampaikan bahwa Gerakan Tanam Serempak ini merupakan bukti nyata komitmen bersama dalam mendukung program prioritas Kementerian Pertanian guna memperkuat ketahanan pangan nasional. “Gerakan ini menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga penyuluh, Brigade Pangan, dan petani dalam mendukung percepatan swasembada pangan. Melalui optimalisasi lahan dan pendampingan yang berkelanjutan, kita tidak hanya memperluas areal tanam, tetapi juga membangun semangat kerja sama untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Polbangtan Bogor akan terus mendukung program strategis Kementerian Pertanian melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, pendampingan langsung di lapangan, serta penerapan inovasi dan teknologi pertanian yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di wilayah setempat.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan kerja sama lintas sektor guna mempercepat pelaksanaan tanam di Kabupaten Batanghari. Kehadiran seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi petani dan Brigade Pangan untuk terus berinovasi meningkatkan hasil panen padi, serta berkontribusi mewujudkan swasembada pangan nasional yang berkelanjutan.
Sejalan dengan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas pembangunan pertanian Indonesia, Gerakan Tanam Serempak di Desa Senaning menjadi langkah konkret dalam mengoptimalkan potensi lahan dan memperkuat fondasi ketahanan pangan, menuju Indonesia yang mandiri dan berdaulat di bidang pangan.
(wsd)
BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota Bogor akan menggelar program servis motor dan ganti…
BOGOR-WARTA BOGOR — Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor kembali menegaskan komitmennya menyelenggarakan pendidikan vokasi berbasis…
TANJUNG JABUNG BARAT-WARTA BOGOR — Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor, Yoyon Haryanto, bersama Kepala…
WARTA BOGOR - Seorang miliarder sekaligus CEO perusahaan rintisan teknologi, Joshua Baer, tewas dalam kecelakaan…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan harga bahan…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyerahkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) senilai…