WARTABOGOR.id – Batuk adalah refleks pertahanan penting yang membantu melindungi tubuh dari iritasi seperti:
lendir
merokok
alergen, seperti debu, jamur, dan serbuk sari
Batuk adalah gejala dari banyak penyakit dan kondisi.
Berikut adalah jenis batuk yang perlu diketahui.
1. Batuk basah
Batuk basah, juga disebut batuk produktif, adalah batuk yang biasanya mengeluarkan lendir.
Demam atau flu sering menyebabkan batuk basah.
Batuk basah bisa datang perlahan atau cepat dan mungkin disertai dengan gejala lain, seperti:
pilek
tetesan postnasal
kelelahan.
Batuk basah bisa akut dan berlangsung kurang dari 3 minggu atau kronis dan berlangsung lebih lama dari 8 minggu pada orang dewasa atau 4 minggu pada anak-anak.
Kondisi yang dapat menyebabkan batuk basah antara lain:
pilek atau flu
radang paru-paru
penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) , termasuk emfisema dan bronkitis kronis
bronkitis akut
asma
Batuk pada bayi, balita, dan anak-anak yang berlangsung kurang dari 3 minggu hampir selalu disebabkan oleh pilek atau flu.
2. Batuk kering
Batuk kering adalah batuk yang tidak mengeluarkan lendir.
Batuk kering sering kali sulit dikendalikan dan dapat muncul dalam waktu yang lama.
Batuk kering sering disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan atas, seperti pilek atau flu.
Pada anak-anak dan orang dewasa, batuk kering biasanya berlangsung selama beberapa minggu setelah pilek atau flu berlalu.
Kemungkinan penyebab lain dari batuk kering meliputi:
radang tenggorokan
sakit tenggorokan
kelompok
tonsilitis
radang dlm selaput lendir
asma
alergi
penyakit refluks gastroesofageal (GERD)
obat-obatan, terutama ACE inhibitor
paparan iritasi seperti polusi udara, debu, atau asap
Covid-19
3. Batuk paroksismal
Batuk paroksismal adalah batuk dengan serangan intermiten, batuk tak terkendali.
Batuk paroksismal terasa melelahkan dan menyakitkan.
Orang-orang berjuang untuk mendapatkan napas dan mungkin muntah.
Batuk rejan bisa mengancam nyawa pada bayi.
Untuk itu usia 2 bulan ke atas, cara terbaik untuk menghindari tertular pertusis adalah dengan mendapatkan vaksinasi.
Kemungkinan penyebab lain dari batuk yang buruk meliputi:
asma
PPOK
radang paru-paru
tuberkulosis
tersedak
4. Batuk croup
Croup adalah infeksi virus yang biasanya menyerang anak-anak berusia 5 tahun ke bawah.
Croup menyebabkan saluran napas bagian atas menjadi iritasi dan bengkak.
Anak kecil sudah memiliki saluran udara yang lebih sempit.
Ketika pembengkakan semakin mempersempit jalan napas, kondisi ini dapat menyebabkan seseorang sulit untuk bernapas.
Croup menyebabkan batuk “menggonggong” khas yang terdengar seperti anjing laut. (Kompas.com)
WARTA BOGOR - Perayaan Idulfitri atau Lebaran terasa kurang lengkap tanpa kehadiran berbagai kue Lebaran…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut…
BOGOR - WARTA BOGOR - Polresta Bogor Kota akan menggelar lomba balap lari yang terbuka…
JABAR - WARTA BOGOR - Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penyebaran…
CIBINONG - WARTA BOGOR - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengajak masyarakat untuk melaksanakan shalat Idul…
BATANGHARI-WARTA BOGOR – Rangkaian agenda survei pengecekan lokasi program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Kabupaten…