Berita

Ketua Dewan Pers: Media Mainstream Tetap Jadi Rujukan Utama Masyarakat

SERANG – WARTA BOGOR – Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat menegaskan bahwa media arus utama masih menjadi referensi utama masyarakat dalam mencari kebenaran informasi, terutama di tengah maraknya konten sensasional di media sosial.

Hal itu disampaikan Komaruddin saat Konvensi Nasional Media Massa dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Aston Serang Hotel, Banten, Minggu (8/2/2026).

Menurut Komaruddin, meski sebagian masyarakat terlihat menikmati media sosial yang sarat sensasi dan emosi, pada akhirnya media mainstream tetap menjadi sandaran ketika publik berada dalam kondisi bingung, lelah, atau terpapar informasi yang bersifat toxic.

Advertisement

“Sebagian masyarakat sedang asik senang mencintai mainan medsos, penuh sensasi, memanjakan emosi. Tapi ketika ditanya, saat kebingungan, lelah, dan terpapar informasi toxic, yang dicari tetap media mainstream. Media mainstream tetap menjadi referensi masyarakat,” sebut Komaruddin.

Ia menegaskan, kondisi tersebut menunjukkan bahwa pers masih memiliki peran sentral dalam menyaring, mengolah, dan menyajikan informasi yang dapat dipercaya.

“Dengan demikian pers merupakan lembaga penyulingan bagaimana menemukan dan mengemas informasi, sehingga banyak air bersih yang ditawarkan ke masyarakat. Suatu saat masyarakat akan jenuh terhadap berita-berita toxic,” katanya.

Advertisement

Komaruddin juga mengakui bahwa banyak pihak merasa kebingungan menghadapi era disrupsi media saat ini. Namun, menurutnya, situasi tersebut merupakan bagian dari mata rantai perjalanan sejarah yang tidak terelakkan.

Ia membagi respons masyarakat terhadap disrupsi media ke dalam tiga kelompok. Pertama, kelompok yang merasa kalah dan cenderung terus mengeluh. Kedua, kelompok yang bersikap wait and see sambil berupaya bertahan.

Sementara kelompok ketiga adalah mereka yang bersifat kreatif dan pionir.

Advertisement

“Ada kelompok kreatif, pionir, yang mampu mengatasi dan membuka dunia baru di balik disrupsi itu,” tutupnya.

 

 

Advertisement

 

 

Sumber:SINDOnews

Advertisement

 

Share

Recent Posts

40 Ribu Rumah di Jabar Masuk Program Renovasi Nasional, Gubernur Dedi Tambah Bantuan Modal Usaha

JABAR - WARTA BOGOR - Program renovasi rumah tidak layak huni di Jawa Barat resmi…

14 hours ago

Bareskrim Gerebek Rumah Produksi Whip-Pink Ilegal, Omzet Capai Miliaran Per-Bulan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Bareskrim Polri menggerebek rumah produksi gas nitrous oxide (N2O) merek…

14 hours ago
Advertisement

Trump Klaim “Buka Selat Hormuz”, Sebut Dilakukan untuk China dan Dunia

JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa dirinya telah “membuka…

16 hours ago

Wamen PU Resmikan Sistem Canggih Deteksi Banjir di Cileungsi Bogor

CILEUNGSI - WARTA BOGOR - Alat deteksi dini banjir berbasis teknologi resmi dioperasikan di aliran…

1 day ago

Kuasai Teknologi, Mahasiswa Polbangtan Kementan Operasikan Drone dalam Gerakan Tanam Serempak 10.000 Ha

TANAH LAUT-WARTA BOGOR  – Gerakan Tanam Serempak seluas 10.000 hektare yang dilaksanakan di 17 provinsi…

2 days ago

KPK Soroti Pengadaan Puluhan Ribu Motor Listrik oleh BGN

JAKARTA - WARTA BOGOR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan memberikan perhatian terhadap pengadaan puluhan…

2 days ago