CIBINONG – WARTA BOGOR – Wilayah yang terdampak kekeringan kian meluas, tercatat sebanyak 123 desa di 30 kecamatan mengalami krisis air bersih.
BPBD Kabupaten Bogor mencatat, sebanyak 254 ribu warga yang mengalami krisis air bersih. Pengiriman air bersih terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kekeringan.
“Sampai hari ada 254.506 warga Bogor yang kami bantuan air bersih,” ujar Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, Minggu (10/9/2023).
Sebanyak 2.273.000 liter air bersih telah disalurkan ke sejumlah titik. Penyaluran itu akan terus berlangsung hingga musim kemarau panjang berakhir.
Dalam penanganan jangka pendek, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor telah mendistribusikan air bersih sebanyak 2 juta liter.
Sementara untuk penanganan jangka panjang, Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengungkapkan telah berencana membuat toren-toren air dan beberapa sumur bor di beberapa titik.
Khusus di wilayah timur, pihaknya mendorong agar pembangunan Bendungan Cibeet dan Cijurey dapat segera terlaksana. Namun, hal itu masih terkendala Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).
Kemudian di wilayah barat, Pemkab Bogor telah merencanakan pembangunan pipanisasi dan embung air. Iwan telah meminta Perumda Air Minum Tirta Kahuripan untuk membuat SPAM di Sungai Cisadane.
Sumber: Radar Bogor
PADANG-– Prestasi kembali ditorehkan oleh mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor. Tim mahasiswa berhasil meraih…
BEKASI-WARTA BOGOR – Tim dosen Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor menjadi narasumber pada kegiatan Temu…
SUKABUMI-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor terus memperkuat perannya dalam mendukung pembangunan pertanian…
BOGOR-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor menggelar Pelantikan Lulusan dan Penganugerahan Ijazah Sarjana…
BATANGHARI- WARTA BOGOR– Kementerian Pertanian (Kementan) terus mempercepat terwujudnya swasembada pangan melalui Gerakan Tanam Serempak…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Komisi III DPR RI terus mempercepat pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU)…