Berita

Komnas HAM Minta Polisi Bebaskan 159 Demonstran yang Ditangkap

JAKARTA – WARTA BOGOR – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta kepada pihak berwajib untuk melepaskan 159 demonstran yang ditangkap dalam aksi tolak RUU Pilkada di depan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (22/8/2024).

“Komnas HAM mendorong agar aparat penegak hukum segera membebaskan seluruh peserta unjuk rasa yang ditangkap dan ditahan dalam aksi unjuk rasa hari ini,” ujar Komisioner Komnas HAM, Anis Hidayah dalam keterangan tertulis.

Selain itu, pihaknya menyesalkan pembubaran secara paksa aksi unjuk rasa yang terjadi di depan gedung DPR oleh aparat penegak hukum.

Advertisement

Anis mengatakan demonstrasi adalah hak untuk bersuara dan berpendapat.

Selanjutnya, Komnas HAM mendorong agar penyelenggara negara dan aparat penegak hukum memastikan kondusivitas aksi unjuk rasa yang akan berlangsung beberapa hari ke depan. Hal ini perlu dilakukan atas dasar penghormatan dan perlindungan kebebasan berpendapat.

“Dan penyelenggaraan pemerintah yang baik sesuai dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia,” ucap Anis.

Advertisement

Aksi demonstrasi besar-besaran ini disebabkan sikap pemerintah dan DPR yang menyetujui revisi UU Pilkada Nomor 10/2016.

Peserta aksi datang dari berbagai kalangan, mulai mahasiswa , aktivis, masyarakat sipil, buruh, hingga seniman.

Rapat pembahasan itu hanya berlangsung selama tujuh jam pada Rabu (21/8). Partai PDIP jadi satu-satunya fraksi di DPR yang menolak revisi UU Pilkada itu.

Advertisement

Materi yang disepakati dalam pembahasan itu justru bertentangan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang ambang batas pencalonan kepala daerah dan penghitungan syarat usia pasangan calon kepala daerah.

Pada hari Kamis, DPR sedianya dijadwalkan rapat paripurna pengesahan RUU Pilkada. Namun, Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad menyatakan pengesahan RUU Pilkada dibatalkan.

 

Advertisement

 

 

Sumber: CNN Indonesia

Advertisement

 

Share

Recent Posts

Sejarah Lahirnya Pancasila: Dari Sidang BPUPKI hingga Menjadi Dasar Negara Indonesia

WARTA BOGOR - Pancasila secara etimologis berasal dari bahasa Sanskerta, yakni gabungan kata panca yang…

6 hours ago

Rudy Susmanto sebut Skywalk Tegar Beriman Wujud Pembangunan Inklusif di Kabupaten Bogor

BOGOR - WARTA BOGOR - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa Skywalk Tegar Beriman tidak…

7 hours ago
Advertisement

SIM Digital Mulai Diterapkan, Ini Syarat dan Tahapan Registrasinya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Kepolisian Republik Indonesia terus melakukan transformasi digital dalam layanan publik,…

8 hours ago

Viral Anak Terjatuh ke Area Kandang Gajah Ragunan, Pengelola Sebut Ada Indikasi Pembuatan Konten

JAKARTA - WARTA BOGOR - Sebuah video yang memperlihatkan seorang anak mengenakan pakaian merah terjatuh…

1 day ago

Festival Tangguh Bencana Bogor Utara 2026, Hadirkan Mitigasi Bencana hingga Pelatihan Kerja

BOGOR - WARTA BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, membuka Festival Kecamatan Tangguh…

1 day ago

Fenomena Blue Moon Hiasi Langit Indonesia Hari Ini, Simak Fakta dan Waktu Puncaknya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Fenomena langka Blue Moon atau bulan biru akan menghiasi langit…

1 day ago