JAKARTA-WARTABOGOR.id – Kuda nil koleksi Taman Safari Indonesia (TSI) di kawasan Puncak Bogor hampir saja menelan sampah botol mineral dan tisu yang diduga dilempar oleh pengunjung.
Kejadian ini berlangsung pada Minggu (7/3/2021) sore.
“Temuan kami ada 1 botol mineral dan juga tisu, tapi semuanya tidak sampai tertelan,” tutur Humas Taman Safari Indonesia Bogor, Yulius H Suprihardo.
Setelah mengetahui kejadian itu, petugas TSI segera memeriksa dan membersihkan sampah yang ada di mulut hewan mamalia tersebut.
“Saat ini satwanya sih aman karena kuda nilnya memuntahkan kembali sampah tersebut. Padahal, kalau sampai tertelan bisa menyebabkan kematian bagi satwa kami, kan botol plastik mineral itu kan terurai ratusan tahun,” sebutnya.
Kondisi kuda nil betina bernama Ari itu masih dalam pantauan tim medis serta penjaganya.
“Kondisi dan nafsu makan Ari hari ini pun terpantau normal,” bebernya.
Viral di media sosial
Peristiwa kuda nil yang nyaris memakan sampah ini terekam dalam video Instagram Story milik akun @cyntiactcete.
“Emang sih gk kerekam pas dy ngelemparnya (botol bekas minuman), tapi saksi mata banyak, ada tissue juga yang dilempar,” tulis akun @cyntiactcete itu.
Di slide selanjutnya, pemilik akun menceritakan soal awal kejadian tersebut.
“Jadi kemarin, mobilku pas banget di belakang mobil dia, kuda nilnya memang lagi leyeh-leyeh di pinggir. Dari dalam mobil itu memang ada tangan yang keluar dan mengayun-ayunkan sampah plastik supaya kuda nilnya mangap. Pas mangap, eh dilemparnyalah sampah plastik ke dalam mulutnya (kuda nil),” tulisnya.
Pemilik akun itu mengatakan sempat membunyikan klakson untuk memberikan tanda.
Dia juga segera melaporkan ke pihak TSI ketika sudah berada di luar area Safari Journey.
“Lokasinya 300 meter dari loket utama, lokasi itukan ada kuda nil di kanan, kiri. Kenapa kuda nil ini mangap? Karena dia punya naluri, dia mangap dikira (pengunjung) mau kasih makan tapi ternyata malah ngasih botol plastik bekas, itu sudah jelas salah, fatal. Apapun alasannya,” terang Yulius.
Menurut Yulius, lewat aturan yang tertulis di brosur, pihaknya mengingatkan pengunjung agar jangan membuang sampah sembarangan dan tidak diperkenankan memberi makan satwa ketika menjalani Satnite Safari Journey.
Pengawasan dipertanyakan
Keramaian kendaraan di akses keluar pintu masuk Taman Safari Indonesia (TSI) Puncak Bogor, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (16/8/2020).
Ketika ditanya soal pengawasan, Yulius mengaku bahwa saat itu memang ada petugas.
Akan tetapi karena luasnya area, petugas tidak bisa memantau seluruhnya.
“Kan TSI itu luas ya. Kembali lagi kesadaran si pengunjung sendiri gitu loh. Bank saja bisa dirampok apalagi ini (lempar sampah ke mulut kuda nil).
“Intinya adalah bahwa satwa kami aman dan kami berharap ini kejadian terakhirlah. Karena kan saat memasuki kebun binatang itu harus ikutin aturan dong, apalagi ada tulisan jelas aturannya enggak boleh kasi makan satwa. Itu harusnya mereka mengerti,” jelasnya.(kompas.com)
JAKARTA - WARTA BOGOR - Sebuah video yang memperlihatkan seorang anak mengenakan pakaian merah terjatuh…
BOGOR - WARTA BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, membuka Festival Kecamatan Tangguh…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Fenomena langka Blue Moon atau bulan biru akan menghiasi langit…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral tengah mematangkan…
BOGOR - WARTA BOGOR - Polisi masih menyelidiki kasus dugaan pencabulan yang terjadi di lingkungan…
WARTA BOGOR - Seekor kerbau albino seberat 700 kilogram di Bangladesh mendadak viral karena memiliki…