Pertanian

Mentor YESS Dilatih Hasilkan Pengusaha Muda Pertanian Jabar

BOGOR-WARTABOGOR.id– Politeknik Pembangunan Bogor sebagai Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS Program) di Jawa Barat. Untuk menumbuhkan generasi milenial pertanian di Tatar Sunda ini, para DPM (Duta Petani Milenial) atau DPA (Duta Petani Andalan) dilatih menjadi mentor.

“Mentor dalam program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (Yess Program) menjadi bagian penting dalam menciptakan pengusaha muda pertanian. Tak hanya mengubah mindset milenial bertani, tetapi juga menjadi figur-figur yang dapat menjadi contoh sekaligus agen perubahan bagi pemuda pemudi di pedesaan agar mau dan tertarik untuk berusaha di sektor pertanian,” ungkap Project Manager Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor, Ir. Nazaruddin kepada Tabloid Sinar Tani belum lama ini.

Mentor dalam Program YESS ini memiliki tugas yang krusial, mulai dari pendampingan kepada penerima manfaat program YESS dalam menyusun rencana usaha, memberikan pendampingan kepada penerima manfaat Program YESS dalam mengembangkan dan melaksanakan usaha yang dilakukan, hingga memberikan arahan kepada penerima manfaat Program YESS dalam mengidentifikasi dan mengatasi permasalahan krusial dalam proses pengembangan usaha.

Advertisement

Termasuk, membimbing penerima manfaat Program YESS dalam mengatasi kendala yang muncul selama proses, memantau capaian target penerima manfaat Program YESS, memberikan dukungan kepada penerima manfaat Program YESS untuk memanfaatkan seluruh potensi sumberdaya, hingga memberikan inspirasi bagi penerima manfaat Program YESS dalam melakukan inovasi-inovasi yang diperlukan,

Dalam YESS Program, Polbangtan Bogor memiliki wilayah kerja menciptakan generasi milenial pengusaha pertanian di Kabupaten Cianjur, Kabupaten Subang, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Tasikmalaya.

Nazaruddin menambahkan, untuk dalam meningkatkan keterampilan dan kesiapan kerja bagi pemuda tani tersebut, pihaknya melakukan pelatihan secara berjenjang. Didahului pelatihan master trainer, training of trainer untuk hingga pelatihan untuk calon peserta YESS itu sendiri.

Advertisement

Mengingat mentor yang perannya strategis, Polbangtan Bogor pun menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Mentor di Sentul, Bogor. Pembekalan mentoring ini  diikuti oleh 25 orang Mentor yang terdiri dari  Kabupaten Cianjur (8 orang), Kabupaten Subang (5 orang), Kabupaten Sukabumi (7 orang), dan Kabupaten Tasikmalaya (5 orang).

Mentor dalam Program YESS ini merupakan DPM (Duta Petani Milenial) atau DPA (Duta Petani Andalan) yang memang berdomisili di lokasi YESS Program Jawa Barat dan tentu saja memiliki spesifikasi usaha pertanian. “Setiap calon mentor melingkupi wilayah kerja mentoring minimal 3 kecamatan. Paling penting, calon mentor juga bukan ASN maupun pegawai yang dapat gaji dari pemerintah. Bahkan mentor juga tidak boleh bertugas ganda di Program YESS,” tambahnya.

Diungkapkan Nazaruddin, calon mentor tersebut dilatih agar memiliki kemampuan mentoring kepada peserta YESS sesuai dengan praktik bisnis. Termasuk, memberikan pemahaman kepada mentor sebagai insan pembentuk pengusaha muda pertanian dari Program YESS.

Advertisement

Sementara itu, Direktur Polbangtan Bogor,  Dr. Detia Tri Yunandar S.P., M.Si mengatakan bahwa YESS Program menjadi bagian program pencetakan milenial muda pertanian yang paling kuat karena secara tidak langsung memberikan modal kepada sasaran, tapi lebih kepada perubahan mindset, motivasi berusaha sampai akses permodalan dan pasar. Karenanya,  kegiatan YESS ini dari awal sampai akhir dikawal oleh mentor seperti pelaku usaha sukses yang bisa menjadi offtaker sekaligus mampu memperluas jejaring usaha dan kemitraan.

Tak hanya memberikan inspirasi bisnis kepada calon pengusaha muda pertanian di daerah, narasumber dari Lembaga Kawasan Sains dan Teknologi Institut Pertanian Bogor (LKST-IPB), Tarmidi mengatakan mentor bertugas mendampingi dan bagaimana mengajak CPCL untuk berdiskusi langsung tentang pengalaman usaha mentor.  “Keberhasilan dalam pendampingan dilapangan yaitu ketika mentor dapat memberikan solusi real kepada mentee (peserta/pelajar),” ungkapnya.

Menurut Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo melalui pendidikan vokasi, Kementan berupaya untuk meningkatkan kualitas SDM pertanian khususnya generasi milenial.

Advertisement

“Pendidikan vokasi punya peran penting hasilkan petani milenial yang berjiwa entrepreneur. Melalui pendidikan vokasi kita menghubungkan dengan industri-industri agar lulusannya sesuai dengan kebutuhan, dan siap untuk hal-hal yang baru,” jelasnya.

Senada dengan pernyataan Mentan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Prof. Dedi Nursyamsi menuturkan bahwa pertanian harus didukung kalangan milenial sebagai generasi muda. “Mendukung upaya pemerintah melakukan regenerasi petani sekaligus melahirkan pengusaha muda pertanian yang berdampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat pertanian Indonesia,” tegasnya.

Pewarta: Ardianinda Wisda
Sumber: YESS Polbangtan Bogor

Advertisement
Share

Recent Posts

Rumah Zakat Salurkan 100 Paket Fidyah, Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Dhuafa di Bogor Selatan

BOGOR-WARTA BOGOR – Senyum bahagia terlihat dari wajah para warga dhuafa di Kampung Nagrog RW…

2 hours ago

Pemkab Bogor Siapkan Parung Jadi Pusat Ekonomi Baru Terintegrasi di Utara Bogor

CIBINONG - WARTA BOGOR - Bupati Bogor Rudy Susmanto tengah menyiapkan transformasi kawasan Parung menjadi…

3 hours ago
Advertisement

Mencekam! KA Argo Bromo Hantam KRL di Stasiun Bekasi Timur, Update Korban Jiwa Capai 5 Orang

JAKARTA - WARTA BOGOR - Suasana di Stasiun Bekasi Timur mendadak mencekam pada Senin (27/4/2026)…

6 hours ago

Prabowo Reshuffle Kabinet April 2026, Enam Pejabat Baru Dilantik

JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan atau reshuffle Kabinet Merah…

21 hours ago

Pemkot Bogor Tengah Kaji Pemekaran di Dua Kecamatan Ini

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota Bogor berencana melakukan pemekaran wilayah di dua kecamatan,…

1 day ago

Tegur Ibu yang Marahi Anak, Anggota TNI AD Jadi Korban Pengeroyokan Massa

DEPOK - WARTA BOGOR - Nasib tragis dialami seorang pegawai Kementerian Pertahanan (Kemenhan) yang juga…

1 day ago