Berita

Polbangtan Kementan Perkuat Budaya Mutu dan Integritas melalui Audit Eksternal Integrasi ISO 9001, ISO 21001, dan ISO 37001

BOGOR-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pendidikan vokasi yang berkualitas, akuntabel, dan berintegritas melalui pelaksanaan External Audit Integrasi ISO 9001:2015 tentang Sistem Manajemen Mutu, ISO 21001:2018 tentang Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan, serta ISO 37001:2025 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan. Kegiatan diawali dengan Opening Meeting di Aula Polbangtan Bogor, pada Rabu (15/7), dan dilanjutkan dengan proses audit selama dua hari di seluruh unit kerja hingga penutupan pada Kamis (16/7).

Audit eksternal ini dipimpin oleh Pemimpin Audit Jack Matatula bersama Auditor Ivar Kusradi, yang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penerapan sistem manajemen mutu, sistem manajemen organisasi pendidikan, dan sistem manajemen anti penyuapan di lingkungan Polbangtan Bogor.

Penilaian dilakukan terhadap berbagai unit kerja, mulai dari manajemen puncak, Unit Penjaminan Mutu (UPM), Bagian Umum, Satuan Pengawasan Internal (SPI), administrasi akademik, program studi, Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (UPPM), laboratorium, hingga berbagai fasilitas pembelajaran.

Advertisement

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa transformasi sektor pertanian tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi dan peningkatan produksi, tetapi juga harus ditopang oleh tata kelola kelembagaan yang profesional, transparan, dan berintegritas. “Pembangunan pertanian yang maju membutuhkan institusi pendidikan yang memiliki standar mutu internasional dan tata kelola yang baik. Penerapan sistem manajemen berbasis ISO merupakan wujud komitmen dalam menghadirkan layanan pendidikan yang profesional, akuntabel, serta bebas dari praktik-praktik yang dapat menghambat kemajuan organisasi,” tegas Amran.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menyampaikan bahwa penerapan standar internasional menjadi bagian penting dalam membangun budaya mutu di seluruh satuan pendidikan vokasi Kementerian Pertanian.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, menekankan bahwa kualitas lulusan sangat dipengaruhi oleh kualitas sistem pengelolaan institusi pendidikan.

Advertisement

Pada hari kedua, proses audit difokuskan di Jurusan Peternakan sebagai tahapan akhir pelaksanaan audit integrasi. Tim auditor melakukan evaluasi terhadap Laboratorium Nutrisi dan fasilitas Teaching Factory (TEFA) guna memastikan implementasi sistem manajemen telah memenuhi seluruh persyaratan standar internasional, berjalan efektif, terdokumentasi dengan baik, serta menerapkan prinsip continuous improvement.

Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto, menegaskan bahwa audit integrasi merupakan bagian dari komitmen institusi untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan vokasi pertanian. “Audit ini bukan sekadar upaya mempertahankan sertifikasi, tetapi menjadi sarana untuk mengukur sejauh mana sistem yang kami bangun benar-benar berjalan secara efektif. Setiap masukan dari auditor menjadi bahan evaluasi yang sangat berharga dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta menumbuhkan budaya integritas di seluruh unit kerja. Dengan demikian, Polbangtan Bogor dapat terus menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan mampu menjawab tantangan pembangunan pertanian modern,” jelas Yoyon.

Berakhirnya rangkaian External Audit Integrasi ISO 9001:2015, ISO 21001:2018, dan ISO 37001:2025 menjadi tonggak penting bagi Polbangtan Bogor dalam memperkuat implementasi sistem manajemen yang efektif dan berkelanjutan. Melalui evaluasi eksternal tersebut, Polbangtan Bogor semakin meneguhkan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan vokasi pertanian yang berkualitas, berdaya saing global, berintegritas, serta mampu mendukung terwujudnya sumber daya manusia pertanian yang unggul menuju swasembada pangan nasional.(wsd)

Advertisement
Share

Recent Posts

Dukung Gerakan ASRI, Mahasiswa Pecinta Alam Polbangtan Kementan Pasang Tempat Sampah Khusus Botol Plastik

BOGOR-WARTA BOGOR – Mahasiswa Pecinta Alam Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor (MAPALA P3B) melaksanakan kegiatan penempatan…

22 minutes ago

Siap Terjun ke Dunia Kerja! Polbangtan Kementan Cetak Lulusan Berkarakter dan Berdaya Saing Global

BOGOR-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor kembali melahirkan generasi muda pertanian yang siap…

42 minutes ago
Advertisement

Dedie Rachim Tinjau Pelebaran Jalur Alternatif BNR, Apresiasi Warga Hibahkan Lahan

BOGOR - WARTA BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meninjau rencana pelebaran akses…

2 hours ago

Korupsi Beasiswa BPSDM Aceh capai Rp21 Miliar, Empat Tersangka Ditahan

ACEH - WARTA BOGOR - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Banda Aceh menahan empat…

8 hours ago

Kejagung: Audit BPKP Ungkap Dugaan Pemborosan Program MBG Capai Rp10,5 Triliun per Tahun

JAKARTA - WARTA BOGOR - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkapkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan…

1 day ago

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Bogor Capai 118, Pemkot Tingkatkan Kapasitas PATBM

BOGOR - WARTA BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengajak masyarakat untuk lebih…

1 day ago