Berita

Meski Pandemi dan Ramadhan, Inilah Semangat Kostratani Waluran

SUKABUMI-WARTABOGOR.id – Sukabumi telah lama dikenal sebagai salah satu sentra produksi padi di Jawa Barat. Oleh karena itu, tidak heran dalam kondisi pandemi Covid-19 besaran produksi padi dari Kabupaten Sukabumi tetap menjadi harapan untuk menopang kebutuhan pangan.

Apalagi masuk bulan Ramadhan, hal ini disadari benar oleh penyuluh kelompoktani Mitra Sejahtera, Eko Dwi Harianto. Sebagai penyuluh yang bertanggung jawab membina petani padi di Desa Waluran, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, Eko selalu berupaya yang terbaik agar produksi padi di daerah binaannya tetap baik demi suksesnya Program Kostratani meskipun di situasi yang kurang mendukung ini.

“Kondisi saat ini memang tidak mudah. Akan tetapi, masyarakat sekitar tersadar bahwa pertanian adalah sektor yang mampu terus bergerak di kala sektor industri banyak yang terdampak. Apalagi dengan arahan dari Menteri Pertanian, kami menjadi semakin bersemangat untuk tetap bekerja keras di tengah pandemi,” ujarnya.

Advertisement

Pendapat tersebut ia lontarkan karena di masa-masa banyak pabrik terpaksa mengurangi produksi ataupun terancam tutup, petani tetap produktif yang dibuktikan dengan produksi 90 ton GKP padi varietas Ciherang di lahan seluas 12 hektar dan produksi 7.2 ton/ha padi varietas Mekongga di lahan seluas 6 hektar.  

Dengan bangga, Eko menyatakan bahwa hasil produksi yang diperoleh dari luasan 18 hektar sekitar 43 ton. “Dengan harga GKP dan GKG saat ini, petani dapat memperoleh sekitar 200 juta. Hal ini membuat kami optimis bahwa kebutuhan pangan selama bulan Ramadhan hingga lebaran nanti aman sekaligus membantu petani,” ujar Eko yang juga koordinator BPP Waluran.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, dalam berbagai kesempatan tak pernah lelah mengingatkan agar sektor pertanian mampu menjadi salah satu penyangga perekonomian Indonesia. Dan untuk mencapai hal tersebut, penyuluh merupakan garda terdepan pembangunan pertanian Indonesia.

Advertisement

Hal ini diamini oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Prof. Dedi Nursyamsi. Program Kostratani Kementan menekankan pentingnya peran pendampingan penyuluh. Beliau juga mengapresiasi kinerja penyuluh dalam mendampingi petani yang tetap tinggi.

Maju terus pertanian Indonesia.

Pewarta : Annisa Nur Ichniarsyah – Polbangtan Bogor

Advertisement

Editor : Ar

Share

Recent Posts

Polbangtan Kementan Dorong Kepemimpinan Muda untuk Kawal Kebijakan Pangan Nasional

BOGOR-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor terus memperkuat peran generasi muda dalam mendukung…

19 hours ago

Polbangtan Kementan Jajaki Teknologi Drone Pertanian Korea Selatan, Perkuat Wawasan SDM Pertanian Menuju Pertanian Modern

SERPONG-WARTA BOGOR – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong pengembangan pertanian modern melalui pengenalan teknologi dan…

19 hours ago
Advertisement

Evaluasi K-Smart Farm, Polbangtan Kementan Perkuat Keberlanjutan Smart Farming Indonesia

BOGOR-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor bersama tim kerja sama dari Korea Selatan…

20 hours ago

IHSG Anjlok 11,16%, Rencana MSCI Picu Kekhawatiran Investor

WARTA BOGOR - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan setelah perdagangan dilanjutkan seusai penghentian…

22 hours ago

Wajib Sertifikasi Halal Mulai 18 Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Industri Kosmetik Jadi Sorotan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Kewajiban sertifikasi halal yang dijadwalkan mulai berlaku pada 18 Oktober…

1 day ago

Pemkot Bogor Mulai Siapkan Anggaran Biskita Trans Pakuan 2027

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai membahas anggaran operasional Biskita Trans…

1 day ago