Minimalisir Penyebaran Covid-19, PMI Kota Bogor Lakukan Desinfeksi Area Publik

BOGOR-WARTABOGOR.id – Sesuai arahan Protokol Penanganan Covid-19 yang dirilis oleh Kantor Staf Presiden dalam protokol umum di transportasi dan area publik, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bogor akan melaksanakan kegiatan penyemprotan desinfektan di beberapa wilayah Kota Bogor.

Kegiatan ini berdasarkan Surat Edaran PMI Pusat Nomor: 0133/KES/II/2020 Perihal Kesiapsiagaan Novel Corona Virus, Himbauan Walikota Bogor dan Hasil Rapat Pengurus PMI Kota Bogor pada Selasa (17/03) yang dipimpin oleh Ketua PMI Kota Bogor, H. Edgar Suratman, SE.MM. dengan agenda Penyusunan Rencana Operasi Pencegahan Corona Virus atau Covid-19. PMI Kota Bogor berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Bogor dan Pemerintah Kota Bogor terkait dengan pelaksanaan kegiatan desinfeksi ini.

Desinfeksi dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh area publik dan transportasi umum bersih. Hal tersebut dilakukan dengan penyemprotan menggunakan desinfektan minimal 3 kali sehari terutama pada waktu aktivitas padat (pagi, siang dan sore hari) disetiap lokasi representatif seperti pegangan pintu, tombol lift, pegangan eskalator dan lain-lain.

Health Line memaparkan bahwa desinfektan merupakan cairan yang digunakan untuk menghambat atau membunuh mikroorganisme pada benda tidak hidup, seperti pegangan pintu, komputer atau meja.

Cairan desinfektan yang digunakan dapat dipastikan aman karena cairan tersebut memiliki aksi residual yang lama dan dipengaruhi oleh bahan organik, tidak beracun, tidak menyebabkan iritasi dan tidak bersifat korosif.

Penyemprotan desinfektan akan dilakukan terhadap fasilitas-fasilitas publik dengan tujuan untuk memutus penyebaran virus corona atau Covid-19.

Kegiatan penyemprotan desinfektan oleh tim gabungan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bogor direncanakan akan dimulai pada Rabu (18/03) hingga Senin (30/03) di 6 Kecamatan Kota Bogor dengan cakupan sekolah, rumah ibadah, instansi dan pusat pelayanan pemerintahan.

Pagi ini Tim Gabungan PMI Kota Bogor akan melaksanakan briefing oleh Pengurus PMI Kota Bogor mengenai teknis penyemprotan cairan desinfektan. Tim gabungan akan dibekali Alat Pelindung Diri (APD) seperti helm pelindung, kacamata, masker, baju pelindung, sepatu dan sarung tangan. Tim gabungan terdiri dari relawan PMI Kota Bogor diantaranya, Korps Sukarela (KSR) Markas, KSR Unit Polbangtan Bogor dan SIBAT (Siaga Bencana Berbasisi Masyarakat) Kota Bogor.

Kepala Markas PMI Kota Bogor, H. Otjim Warjim, SE., menghimbau seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, juga menjaga kebersihan rumah dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) karena selain Covid-19 juga masyarakat harus tetap waspada dengan resiko Demam Berdarah (DBD) karena curah hujan Bogor yang terbilang tinggi. Otjim juga menekankan masyarakat untuk tetap melakukan social distancing dengan menghindari keramaian, kerumunan orang di mall/tempat wisata dan menghindari sentuhan kontak fisik minimal dalam jarak 1 meter. Staf PMI Kota Bogor, Indra Kurniawan yang ditemui di markas PMI Kota Bogor menyampaikan harapannya, “Saya berharap semoga masyarakat di seluruh Indonesia tetap sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.

Pewarta : Syfa Widi Utami

Editor : Ar