Pemberdayaan Masyarakat

Mood Booster, Oyster Jamur Crispy Cemilan Kreasi Mahasiswa Polbangtan Kementan

BOGOR-WARTA BOGOR – Kementerian Pertanian (Kementan) berkomitmen untuk terus memfasilitasi generasi milenial terjun menjadi petani dan berwirausaha pertanian.

Dalam berbagai kesempatan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo selalu meyakinkan bahwa pertanian adalah bisnis yang menjanjikan.

“Generasi Z juga harus bisa mengikuti perkembangan dari zaman, harus berani menjadi petani yang modern atau mendirikan startup pertanian,” tegas Mentan Syahrul.

Advertisement

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, menekankan pentingnya peran pendidikan vokasi dalam mencetak SDM yang handal karena tonggak utama pembangunan pertanian berada ditangan SDM berkualitas.

“Untuk mencapai produktivitas pertanian yang tinggi, hal utama yang paling utama yaitu tersedianya SDM Pertanian yang unggul, andal, profesional, dan mandiri serta berjiwa entrepreneur tinggi,” tegas Dedi.

Program Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian (PWMP) yang ditawarkan oleh Kementan ditujukan untuk menciptakan milenial muda yang sukses berwirausaha di bidang Pertanian.

Advertisement

Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor sebagai Project Provider Implementation Unit (PPIU) di Jawa Barat memudahkan wirausaha muda yang memiliki inovasi dan terus mengembangkannya dengan program PWMP tersebut.

Oyster Jamur Crispy salah satu usaha yang sedang dijalankan kelompok mahasiswa program studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan. Beranggotakan Nanda Saputra, Herian Pebriyadi, Yusril Mahendra, Fauza Septuanti, dan Fazihrul Hidayat.

Produk yang dinamakan Oyster Jamur Crispy hasil budidaya pertanian ini terbuat dari jamur tiram yang di mix dengan tepung maizena, minyak, dan telur. Jamur tiram yang dipilih pun tidak sembarangan karena untuk menjaga kualitas rasa dan tekstur supaya lebih renyah.

Advertisement

Nanda dan kelompok nya bekerjasama dengan kelompok lain di PWMP Budidaya Jamur Tiram untuk stock bahan baku dan memilih jamur yang masih sangat fresh.

Nanda selaku ketua usaha PWMP ini pun membocorkan sedikit cara dalam pembuatan Oyster Jamur Crispy ini. Bahan baku jamur tiram fresh yang baru saja dipanen, dibersihkan dan dimarinasi agar kadar air berkurang yang membuat jamur lebih krenyes-krenyes, serta di buat adonan tepung basah dengan tepung kering. “Untuk tepung ini diberikan resep rahasia agar rasa jadi istimewa”, ujar Nanda.

Kemudian jamur yang telah dimarinasi dan telah kering langsung dicampur dengan adonan istimewanya dan di goreng. Setelah digoreng, jamur di spinner agar tahan kerenyahannya. Selanjutnya dimasukkan ke dalam toples untuk dibumbui berbagai varian rasa, yaitu ayam panggang, jagung bakar, rumput laut, cabe pedas, balado dan sebagainya.

Advertisement

Produk Oyster dipasarkan dengan dengan dua cara, yaitu offline dan online, Melalui offline Nanda mengaku menawarkan kepada kerabat terdekat, dan event-event seperti pameran atau pun bazar-bazar yang diselenggarakan. Sedangkan melalui online lebih diutamakan pada dua sosial media yaitu tiktok dan Instagram.

“Harganya pun cukup terjangkau dengan nominal RP.10.000 sudah bisa menikmati renyahnya Oyster Jamur Crispy yang bisa dipakai cemilan sambil nonton drakor, mengerjakan tugas kuliah dan cocok sebagai Mood Booster tutur Nanda.

Pewarta: Ardianinda Wisda
Kontributor: Risman Diyansyah
Advertisement
Share

Recent Posts

Terinspirasi Kisah Nabi Nuh, David Steward Sukses Bangun Bisnis hingga Jadi triliuner

WARTA BOGOR - Perilaku para nabi kerap dijadikan teladan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Prinsip hidup…

12 hours ago

Agroeduwisata Polbangtan Bogor Kenalkan Pertanian Sejak Dini kepada Siswa SDIT Insantama Bogor

BOGOR-WARTA BOGOR — Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor kembali menunjukkan komitmennya dalam mengenalkan dunia pertanian…

16 hours ago
Advertisement

Agroeduwisata Polbangtan Kementan Hadirkan Edukasi Pertanian Inklusif bagi Siswa IBK Cemara

BOGOR-WARTA BOGOR — Agroeduwisata Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor kembali menegaskan komitmennya sebagai ruang belajar…

16 hours ago

Millenial Agriculture Forum Polbangtan Bahas Kewaspadaan Penyakit Eksotik Demi Wujudkan Swasembada Daging dan Susu

BOGOR-WARTA BOGOR — Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor kembali menyelenggarakan Millenial Agriculture Forum (MAF) Volume…

16 hours ago

Menkeu Purbaya Optimistis Rupiah Menguat ke Level Rp15.000, Ini Langkah yang Akan Diambil

JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan nilai tukar rupiah kembali…

22 hours ago

Polbangtan Kementan Buka Sertifikasi Kompetensi untuk Tiga Program Studi, Siapkan 108 SDM Pertanian Kompeten

BOGOR-WARTA BOGOR — Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor melaksanakan pembukaan sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa dari…

1 day ago