Berita

Propam Polri OTT Jual Beli Tes Masuk Bintara Polda Jateng

SEMARANG – WARTA BOGOR – Tim Divisi Propam Polri melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait ‘jual beli’ penerimaan Bintara di lingkungan Polda Jawa Tengah.

Dalam OTT ini, Tim Propam Mabes Polri mengamankan lima orang personel Polda Jateng yang berkaitan sebagai Panitia Seleksi (Pansel). Selain itu, juga diamankan uang miliaran rupiah sebagai barang bukti.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Iqbal Alqudussy menjelaskan lima anggota yang diamankan terdiri dari dua orang berpangkat AKP, dan dua orang berpangkat Brigadir.

Advertisement

“Adapun kelima orang terdiri dari dua orang Kompol, satu AKP dan tiga Bintara. Mereka adalah Kompol AR, Kompol KN, AKP CS, Bripka Z dan Brigadir EW,” Iqbal kepada CNNIndonesia.com, Jumat (3/3).

Iqbal mengatakan lima anggota yang diamankan Propam tersebut melakukan pencaloan dan KKN dalam seleksi dan penerimaan Bintara atas inisiatif pribadi. Sementara, penyidikan pelanggaran kode etik dan profesi oknum anggota ini dilimpahkan ke Propam Polda Jateng.

“Mereka atas inisiatif pribadi diduga kuat melakukan pencaloan atau aksi KKN dalam tes masuk Bintara Polri tahun 2022,” kata Iqbal.

Advertisement

Sebelumnya, info ihwal OTT oleh Propam Polri itu dikabarkan Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso.

“Kami ada terima info begitu, Paminal Propam Mabes OTT penerimaan Bintara Polda Jateng. Barang bukti yang puluhan milyar dan oknum personil dari Pansel,” ujar Sugeng.

IPW memberikan apresiasi tindakan apresiasi tindakan OTT pada Pansel Bintara Polda Jawa Tengah sebagai bukti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan bersih-bersih di institusinya dan melaksanakan benar-benar program Presisi.

Advertisement

“Kami apresiasi langkah tegas Kapolri, dan OTT ini harus ditindaklanjuti dengan tegas dan transparan. Reformasi kultural memang harus serius dijalankan,” tambah Sugeng.

Sumber : CNN Indonesia

Advertisement
Share

Recent Posts

Indonesia Cuan, Australia dan India Jajaki Pupuk Indonesia

JAKARTA-WARTA BOGOR – Mengikuti jejak Australia, India kini turut melirik potensi pasokan pupuk dari Indonesia.…

21 hours ago

Kebijakan WFH Jumat Berpotensi Munculnya Fenomena PJKA

WARTA BOGOR - Penerapan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat bagi aparatur sipil…

24 hours ago
Advertisement

Dugaan Pelecehan oleh Pendakwah SAM, Korban Diimingi Sekolah ke Mesir

BOGOR - WARTA BOGOR - Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan pendakwah Syekh Ahmad Al-Misry…

1 day ago

Belum Sepekan Menjabat, Ketua Ombudsman RI Ditahan Kejagung Terkait Kasus Nikel

JAKARTA - WARTA BOGOR - Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Hery Susanto, resmi ditahan oleh Kejaksaan…

1 day ago

40 Ribu Rumah di Jabar Masuk Program Renovasi Nasional, Gubernur Dedi Tambah Bantuan Modal Usaha

JABAR - WARTA BOGOR - Program renovasi rumah tidak layak huni di Jawa Barat resmi…

2 days ago

Bareskrim Gerebek Rumah Produksi Whip-Pink Ilegal, Omzet Capai Miliaran Per-Bulan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Bareskrim Polri menggerebek rumah produksi gas nitrous oxide (N2O) merek…

2 days ago