Kota Bogor

Pemkot Bogor Pastikan LRT Nantinya akan Berhenti di Kawasan Baranangsiang

BOGOR – WARTA BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memastikan pembangunan kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) di Kota Bogor nantinya akan berhenti di Baranangsiang.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Eko Prabowo. Menurutnya Pemkot Bogor menyambut baik pernyataan Presiden Joko Widodo yang meminta para menterinya, untuk mengkaji pembangunan kereta ringan atau LRT ke Kota Bogor dan Manggarai.

“Ya memang itu sudah ditunggu-tunggu, sejak 2018 diserahkan (aset) Terminal Baranangsiang ke pemerintah pusat, itu gayung bersambut, LRT berhenti di Baranangsiang,” ucap Eko.

Advertisement

Eko menjelaskan penyerahan pengambilalihan pengelolaan aset terminal Baranangsiang (terminal tipe A) dari Pemkot Bogor ke Kementerian Perhubungan sudah ditandatangani oleh Walikota Bogor Bima Arya sejak 12 Februari 2018. Penyerahan ini berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang menyatakan bahwa pengelolaan terminal tipe A merupakan urusan pemerintah pusat, dalam hal ini Kemenhub melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

Ia juga mengatakan jika LRT masuk ke Kota Bogor tentunya ini sejalan dengan penataan transportasi di wilayahnya terutama di Baranangsiang. Sebab, pembangunan berorientasi Transit Oriented Development (TOD) di Baranangsiang menjadi modal transportasi terpenting untuk pengembangan pergerakan transportasi khususnya di Kota Bogor.

Sebelumnya, pemerintah pusat masih abu-abu siapa pihak ketiga yang akan menjalankan pembangunan LRT baik oleh BUMN atau investor luar.

Advertisement

Akan tetapi, dengan adanya pernyataan Jokowi yang menyebutkan bahwa LRT akan sampai Bogor merupakan fase atau titik dimana menjadi proyek strategis nasional (PSN) yang harus diselesaikan hingga massa jabatannya.

Kepastian LRT berhenti di Terminal Baranangsiang disampaikan Eko Prabowo pada saat rapat dengan BPTJ Jabodetabek dimana tertuang dalam Rencana Induk Transportasi Jabodetabek.

“Hanya waktu itu masih apakah KPBU alias Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha atau memang pemerintah murni yang membiayai atau BUMN murni, ini kan berarti pak Jokowi sudah mengatakan seperti itu penugasan sudah ada di Kemenhub,” tandasnya.

Advertisement

 

Sumber: Radar Bogor

Advertisement
Share

Recent Posts

Rudy Susmanto sebut Skywalk Tegar Beriman Wujud Pembangunan Inklusif di Kabupaten Bogor

BOGOR - WARTA BOGOR - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa Skywalk Tegar Beriman tidak…

31 minutes ago

SIM Digital Mulai Diterapkan, Ini Syarat dan Tahapan Registrasinya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Kepolisian Republik Indonesia terus melakukan transformasi digital dalam layanan publik,…

57 minutes ago
Advertisement

Viral Anak Terjatuh ke Area Kandang Gajah Ragunan, Pengelola Sebut Ada Indikasi Pembuatan Konten

JAKARTA - WARTA BOGOR - Sebuah video yang memperlihatkan seorang anak mengenakan pakaian merah terjatuh…

20 hours ago

Festival Tangguh Bencana Bogor Utara 2026, Hadirkan Mitigasi Bencana hingga Pelatihan Kerja

BOGOR - WARTA BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, membuka Festival Kecamatan Tangguh…

22 hours ago

Fenomena Blue Moon Hiasi Langit Indonesia Hari Ini, Simak Fakta dan Waktu Puncaknya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Fenomena langka Blue Moon atau bulan biru akan menghiasi langit…

22 hours ago

Pemerintah Kaji Penggunaan CNG Tabung 3 Kg untuk Gantikan LPG Subsidi, Bakal Jadi yang Pertama di Dunia

JAKARTA - WARTA BOGOR - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral tengah mematangkan…

3 days ago