Umum

Pemprov Jabar Targetkan Anak Tidak Sekolah Nol pada 2029

BANDUNG – WARTA BOGOR – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan seluruh anak di Jawa Barat terbebas dari status anak tidak sekolah (ATS) pada tahun 2029.

Target tersebut menjadi salah satu fokus utama Pemprov Jabar untuk memastikan setiap anak memperoleh haknya dalam mendapatkan pendidikan dan tetap bersekolah.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman dalam Workshop Pendampingan Teknis Penyusunan Rencana Aksi Daerah Pencegahan dan Penanganan Anak Tidak Sekolah Provinsi Jawa Barat di Hotel Mercure Kota Bandung, Senin (31/8/2026) malam.

Advertisement

Herman mengatakan, untuk mewujudkan target tersebut diperlukan perubahan dalam tata kelola pemerintahan. Perubahan itu mencakup berbagai aspek, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), kelembagaan, hingga sistem manajemen kinerja.

“Jadi, 2029 Jawa Barat itu provinsi pertama menargetkan anak yang bebas dari tidak sekolah (ATS),” kata Herman.

Ia mengatakan, Pemprov Jabar terus mempercepat berbagai langkah untuk mencegah dan menangani persoalan anak tidak sekolah.

Advertisement

Menurut Herman, persoalan ATS tidak cukup hanya ditangani sebagai program pemerintah semata. Penanganannya perlu menjadi perhatian bersama agar setiap anak di Jawa Barat memiliki kesempatan untuk memperoleh pendidikan.

Dalam pelaksanaannya, Pemprov Jabar tidak dapat bekerja sendiri. Pemerintah provinsi perlu menggandeng pemerintah kabupaten dan kota, perangkat daerah, sekolah, serta berbagai pihak terkait lainnya sesuai dengan kondisi yang dihadapi di lapangan.

Selain memperkuat kolaborasi, Herman menilai ketersediaan data yang akurat menjadi bagian penting dalam menentukan langkah penanganan anak tidak sekolah.

Advertisement

Data yang tepat diperlukan untuk mengetahui kondisi setiap anak secara lebih jelas sehingga pemerintah dapat memberikan bantuan maupun intervensi sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak.

“Good data, good decision, good result,” pungkas Herman.

 

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

Sumber: Kompas

 

Advertisement
Share

Recent Posts

Komnas HAM ungkap Anggaran Pelanggaran HAM Berat 2027 Rp 0, Ini Penjelasannya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menilai pagu anggaran…

14 hours ago

Kasus Keracunan MBG Kembali Terjadi, DPR Soroti Kinerja dan Pengawasan BGN

JAKARTA - WARTA BOGOR - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyoroti kasus keracunan program Makan Bergizi…

19 hours ago
Advertisement

IFAD Kunjungi Polbangtan, Tinjau Keberhasilan YESS dan Penjajakan Program YESSI

BOGOR-WARTA BOGOR – Keberhasilan Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) dalam mendorong kemandirian…

20 hours ago

10 Hari Ditempa, Mahasiswa Baru Polbangtan Kementan Siap Jadi Generasi Penggerak Pertanian

BOGOR-WARTA BOGOR – Memasuki Tahun Akademik 2026/2027, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor kembali menyelenggarakan Masa…

20 hours ago

Wali Kota Bogor Minta Konsep Leuweung Batutulis Dikembalikan sebagai Hutan Kota

BOGOR - WARTA BOGOR - Konsep pembangunan Leuweung Batutulis yang saat ini tengah dikerjakan oleh…

24 hours ago

Jadi Tamu Kehormatan, Prabowo Bertolak ke Rusia Hadiri Eastern Economic Forum ke-11

JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Vladivostok, Rusia, untuk menghadiri Eastern…

1 day ago