Oplus_131072
WARTA BOGOR – Sejumlah pemukim Israel dilaporkan memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem sambil membawa dan mengibarkan bendera Israel, Selasa (21/4/2026). Aksi tersebut memicu kecaman dari berbagai negara.
Masjid Al-Aqsa merupakan situs suci ketiga bagi umat Islam. Sementara bagi umat Yahudi, kawasan ini dikenal sebagai Temple Mount yang diyakini sebagai lokasi berdirinya dua kuil kuno.
Dilaporkan oleh Anadolu Agency dan Doha News, para pemukim memasuki area kompleks melalui Gerbang Mughrabi dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian Israel. Di dalam kawasan tersebut, mereka tidak hanya mengibarkan bendera, tetapi juga melakukan ritual keagamaan.
Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan kelompok pemukim melakukan doa bersama, termasuk gerakan yang disebut sebagai “sujud epik”, terutama di bagian timur kompleks.
Otoritas Wakaf Islam di Yerusalem menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran terhadap status quo yang selama ini berlaku di kawasan suci tersebut.
Kecaman internasional pun bermunculan. Pemerintah Pakistan mengutuk keras aksi tersebut dan menyebutnya sebagai pelanggaran nyata terhadap hukum internasional serta kesucian tempat ibadah.
“Tindakan tercela ini merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional, serta terhadap kesucian dan kekebalan tempat suci tersebut,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan.
Pakistan juga mendesak komunitas internasional untuk mengambil langkah konkret dalam melindungi situs-situs suci di bawah pendudukan Israel serta menghentikan impunitas para pemukim ilegal.
Hal serupa disampaikan oleh pemerintah Qatar yang menyebut aksi tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional, terutama setelah pengibaran bendera dilakukan di area kompleks masjid.
Doha menegaskan penolakannya terhadap segala upaya yang dapat mengubah identitas maupun status Masjid Al-Aqsa, serta meminta komunitas global untuk menjalankan tanggung jawab hukum dan moral dalam menjaga Yerusalem dan situs-situs sucinya.
Sumber: detiknews
DEPOK - WARTA BOGOR - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mendorong masyarakat untuk menyelenggarakan pernikahan…
SUKABUMI-WARTA BOGOR– Terobosan sederhana namun berdampak besar lahir dari tangan mahasiswa vokasi. Limbah batang pisang…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Pelaksanaan hari pertama Ujian Tulis Berbasis Komputer 2026 diwarnai sejumlah…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memutuskan untuk memperpanjang gencatan senjata…
JABAR - WARTA BOGOR - Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat memastikan tetap memberlakukan pajak…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa penerapan biodiesel B50…