Umum

Penyebab Tagihan Listrik Naik Meski Penggunaan Tetap, Ini Penjelasan dari PLN

WARTA BOGOR – Meski tarif listrik per kilowatt hour (kWh) dari PLN tidak mengalami perubahan, tagihan listrik rumah tangga kerap naik pada bulan-bulan tertentu. Di bulan berikutnya, tagihan bisa kembali turun. Kondisi ini umumnya dipengaruhi pola pemakaian listrik serta faktor teknis di rumah.

Namun, bagaimana jika pemakaian listrik dirasa tetap sama, sementara tagihan justru meningkat?

Manajer Komunikasi, Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Jawa Timur, Dana Puspita Sari, menjelaskan bahwa kenaikan tagihan listrik tidak selalu disebabkan oleh bertambahnya penggunaan alat elektronik. Ada sejumlah faktor lain yang kerap luput dari perhatian pelanggan.

Advertisement

“Tagihan listrik bisa naik meskipun penggunaan terlihat sama dan tarif listrik per kWh tidak berubah,” ujar Dana dilansir Kompas.com, Selasa (24/2/2026).

Ia mengungkapkan setidaknya ada empat faktor utama yang dapat menyebabkan lonjakan tagihan listrik.

Salah satunya adalah kebiasaan membiarkan peralatan elektronik tetap terhubung ke stopkontak meski dalam kondisi mati. Dalam posisi siaga (stand by), sejumlah perangkat masih tetap menyedot daya listrik.

Advertisement

“Banyak alat elektronik yang tetap mengonsumsi listrik saat stand by, seperti televisi, charger, kulkas, modem, dan router WiFi,” jelasnya.

Selain itu, Dana merinci faktor-faktor lain yang turut memengaruhi kenaikan tagihan listrik, antara lain:

  • Peralatan elektronik yang sudah tua atau kurang efisien sehingga membutuhkan daya lebih besar untuk beroperasi.
  • Kabel charger yang tetap terpasang di stopkontak meskipun tidak digunakan.
  • Faktor lingkungan, seperti suhu udara yang panas, membuat pendingin ruangan (AC) bekerja lebih keras dan menyerap daya lebih besar.

Untuk menjaga tagihan listrik tetap stabil, PLN mengimbau pelanggan agar rutin memeriksa kondisi peralatan elektronik dan instalasi kelistrikan di rumah. Penggunaan perangkat yang efisien serta kebiasaan mencabut kabel dari stopkontak saat tidak digunakan dinilai dapat membantu menekan konsumsi listrik yang tidak disadari.

Advertisement

Tarif listrik per kWh Februari 2026

PLN telah menetapkan tarif listrik per kWh untuk Februari 2026. Besarannya tetap sama seperti bulan sebelumnya atau tetap dan tidak mengalami kenaikan.

Berikut ini perincian tarif listrik per kWh sepanjang Februari 2026:

Advertisement

Tarif listrik pelanggan rumah tangga

Golongan R-1/TR kecil daya 900 VA-RTM: Rp 1.352 per kWh

Golongan R-1/TR kecil daya 1.300 VA: Rp 1.444,70 per kWh

Advertisement

Golongan R-1/TR kecil daya 2.200 VA: Rp 1.444,70 per kWh

Golongan R-2/TR menengah daya 3.500-5.500 VA: Rp 1.699,53 per kWh

Golongan R-3/TR, besar daya di atas 6.600 VA: Rp 1.699,53 per kWh.

Advertisement

Tarif listrik subsidi pelanggan rumah tangga

Golongan R-1/TR daya 450 VA: Rp 415 per kWh

Golongan R-1/TR daya 900 VA: Rp 605 per kWh.

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

 

Sumber: Kompas

Advertisement

 

Share

Recent Posts

Pemerintah Perpanjang Penahapan Kewajiban Sertifikasi Halal hingga Tahun 2028

JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Perindustrian (Menperin) M Sarmuji menyambut baik penundaan kewajiban sertifikasi…

49 minutes ago

Usai Bentangkan Spanduk Kritik Pemerintahan di Bundaran HI, Enam Aktivis Greenpeace Akhirnya Dipulangkan

JAKARTA – WARTA BOGOR -  Enam aktivis Greenpeace Indonesia dipulangkan dari Polda Metro Jaya pada…

6 hours ago
Advertisement

Transformasi Pendidikan di Kabupaten Bogor Diperkuat dengan Papan Interaktif Digital

BOGOR - WARTA BOGOR - Bupati Bogor Rudy Susmanto mengapresiasi dukungan Presiden Republik Indonesia Prabowo…

18 hours ago

Karhutla Ancam Habitat, Puluhan Orang Utan Diselamatkan di Kalimantan

KALIMANTAN - WARTA BOGOR - Puluhan orang utan yang terancam akibat kebakaran hutan dan lahan…

1 day ago

BEM UI Demo Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Jakarta, Ini Lokasi yang Direncanakan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) berencana menggelar demonstrasi di kawasan Tugu…

1 day ago

Jawa Barat Raih Peringkat Pertama Provinsi Ramah Wisata Muslim 2026

Jawa Barat Raih Peringkat Pertama Provinsi Ramah Wisata Muslim IMTI 2026 Pemerintah Provinsi Jawa Barat…

2 days ago