Peringati Dies Natalis Ke-6, Polbangtan Bogor berkomitmen Terus Hasilkan Petani dan Wirausaha Modern

BOGOR – WARTA BOGOR – Pada hari Selasa tepatnya 25 Juni 2024, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor merayakan Dies Natalis yang ke-6 di Aula Kampus Polbangtan Bogor.

Perayaan ini digelar melalui sidang terbuka senat berjudul “Inovasi dan kolaborasi mewujudkan Polbangtan Bogor Berbasis Smart Agriculture Mendukung Swasembada Pangan”.

Plh Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto mengatakan sidang senat ini merupakan kegiatan pembuka dari rangkaian perayaan dies natalis yang ke-6 ini.

Yoyon Haryanto menyebut perayaan dies natalis ini tidak hanya digelar di Kota Bogor saja, dikota-kota lainnya seperti Medan, Yogyakarta, Malang, Gowa dan Manokwari juga ikut serentak merayakan dies natalis.

Dia menambahkan, hingga bulan Agustus nanti, akan diadakan kegiatan, seperti lomba karya ilmiah, seminar nasional dan beberapa forum dunia lainnya.

Yoyon Haryanto menjelaskan Polbangtan hingga saat ini telah memperoleh banyak prestasi, seperti Polbangtan Bogor memiliki Guru Besar bidang pendidikan di Kementerian Pertanian. Serta sejumlah capaian akademik lainnya.

“Harapannya ini agar kami terus menciptakan pendidikan yang berkualitas untuk menghasilkan lulusan yang berkontribusi bagi kemajuan pertanian di Indonesia,”.

Selain itu, dia juga berharap agar lulusan dari Polbangtan ini tidak hanya menjadi lulusan yang siap kerja, namun juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdikta) Kementan, Idha Widi Arsanti mengatakan tujuan awal dibentuknya Polbangtan ini agar mampu mencetak penyuluh pertanian dan petani modern yang profesional dan mumpuni.

“Kita tujuannya adalah harus langsung menjadikan pekerja maupun wirausaha muda pertanian atau petani pelopor tersebut. Hal ini yang akan membuat mereka akan berdampak secara langsung untuk pertanian Indonesia,” kata Idha.

Selain itu, Idha memastikan lulusan Polbangtan dibekali ilmu pengetahuan yang cukup kuat dan sertifikasi kompetensi, sehingga menjadi kompeten sebagai penyuluh pertanian maupun bidang pertanian lainnya. (Mahival)