Petani Waluran Tetap Panen Padi di Tengah Wabah Covid-19

SUKABUMI-WARTABOGOR.id – Sesuai perkiraan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), masa panen raya akan berlangsung sekitar bulan Maret-April 2020. Salah satunya adalah panen raya pada komoditas padi yang rata-rata hampir serentak di seluruh kabupaten di Indonesia. Pada masa panen raya ini, petani harus dipastikan memperoleh harga jual yang layak, sehingga terjaga kesejahteraannya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, petani Kabupaten Sukabumi sedang menggelar panen raya. Demikian juga dengan laporan dari penyuluh di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Waluran Kabupaten Sukabumi, salah satu binaan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan). Dibawah kepemimpinan Koordinator Penyuluh Eko Dwi Harianto, dirinya memotivasi rekan-rekannya sesama penyuluh untuk tetap bekerja meski dalam kondisi pandemi Covid-19. “Salah satu lokasi desa binaan kami, Kelompoktani Pangkalan Desa Waluran bulan ini sedang panen padi di lahan seluas 3 Ha,” kata Eko.

Dengan pengairan irigasi teknis, lanjut Eko, petani menanam padi dengan aneka varietas. Varietas Sintanur ditanam di lahan seluas 1 Ha, dengan produktivitas 6,5 ton/Ha. Sedangkan varietas Mekongga ditanam di lahan seluas 2 Ha, dengan produktivitas 7,5 ton/Ha.

Advertisement

Menurut Penyuluh wilayah Desa Waluran ini, petani sangat bersemangat dalam berusahatani padi di wilayahnya. “Dari  luasan lahan 3 Ha, kami hasilkan total produksi sebesar 21,5 ton,” ungkapnya.

Semangat penyuluh dan petani ini tentunya bisa diapresiasi dengan baik. Sebab dalam arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, SDM pertanian untuk tetap bekerja di lahan pertanian dengan semangat, melaksanakan seruan pemerintah dengan jaga jarak (social distance),  menghindari kerumunan banyak orang.

Termasuk sering mencuci tangan menggunakan sabun, menggunakan masker bila batuk atau pilek, rajin mengkonsumsi produk empon-empon (herbal) seperti wedang uwuh, jahe, kunir asem, beras kencur, dan lain-lain yang secara klinis dapat melawan covid-19.

Advertisement

Arahan Mentan Syahrul tersebut dipertegas oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Prof. Dedi Nursyamsi yang mengajak kita semua untuk menjaga kondisi tubuh tetap fit dengan tagar #pertaniantidakberhenti dan tagar #pertanianmelawancovid19. 

Pewarta : Eko DH

Editor : Ar

Advertisement
Share

Recent Posts

40 Ribu Rumah di Jabar Masuk Program Renovasi Nasional, Gubernur Dedi Tambah Bantuan Modal Usaha

JABAR - WARTA BOGOR - Program renovasi rumah tidak layak huni di Jawa Barat resmi…

14 hours ago

Bareskrim Gerebek Rumah Produksi Whip-Pink Ilegal, Omzet Capai Miliaran Per-Bulan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Bareskrim Polri menggerebek rumah produksi gas nitrous oxide (N2O) merek…

15 hours ago
Advertisement

Trump Klaim “Buka Selat Hormuz”, Sebut Dilakukan untuk China dan Dunia

JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa dirinya telah “membuka…

16 hours ago

Wamen PU Resmikan Sistem Canggih Deteksi Banjir di Cileungsi Bogor

CILEUNGSI - WARTA BOGOR - Alat deteksi dini banjir berbasis teknologi resmi dioperasikan di aliran…

1 day ago

Kuasai Teknologi, Mahasiswa Polbangtan Kementan Operasikan Drone dalam Gerakan Tanam Serempak 10.000 Ha

TANAH LAUT-WARTA BOGOR  – Gerakan Tanam Serempak seluas 10.000 hektare yang dilaksanakan di 17 provinsi…

2 days ago

KPK Soroti Pengadaan Puluhan Ribu Motor Listrik oleh BGN

JAKARTA - WARTA BOGOR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan memberikan perhatian terhadap pengadaan puluhan…

2 days ago