Pemberdayaan Masyarakat

Polbangtan Kementan Lakukan Verval di 5 Kabupaten, Pastikan 248 Penerima Manfaat Tepat Sasaran

JAWA BARAT-WARTA BOGOR – Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) melalui Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Jawa Barat terus memperkuat langkah strategis untuk mendukung regenerasi petani dan wirausahawan muda pertanian. Salah satunya dengan melaksanakan verifikasi dan validasi (verval) terhadap penerima manfaat hibah kompetitif (PMHK) di lima kabupaten binaan: Bogor, Cianjur, Subang, Sukabumi, dan Tasikmalaya.

Kegiatan verval ini berlangsung selama 4–15 Juli 2024 dan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama adalah validasi berkas dan laporan PMHK yang menyaring 461 penerima manfaat di tahun 2024 menjadi 248 calon penerima yang dinilai memenuhi kriteria. Tahap kedua adalah verval lapangan untuk memastikan kesiapan usaha, kelayakan lahan, dan kapasitas calon penerima dalam mengelola hibah secara efektif.

Dari total 461 PMHK di lima kabupaten tersebut, hasil potensi verval menunjukkan:
Kabupaten Bogor – 22 orang penerima manfaat, Kabupaten Cianjur – 35 orang penerima manfaat, Subang – 14 orang penerima manfaat, Sukabumi – 81 orang penerima manfaat, Tasikmalaya – 96 orang penerima manfaat.

Advertisement

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengapresiasi upaya PPIU Jabar dalam memastikan hibah kompetitif diberikan kepada generasi muda yang benar-benar siap menjadi penggerak sektor pertanian. “Program YESS ini adalah investasi jangka panjang untuk mencetak petani milenial dan agripreneur andal. Saya minta proses verval dilakukan dengan profesional, agar setiap rupiah hibah benar-benar memberikan dampak pada ekonomi masyarakat,” tegas Mentan Amran.

Senada dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti menyampaikan pentingnya proses verval dua tahap ini untuk menjamin ketepatan sasaran dan keberlanjutan usaha penerima manfaat. “Penerima manfaat harus memiliki kompetensi, mentalitas wirausaha, dan kemampuan manajerial agar hibah ini menjadi modal berkembang, bukan hanya bantuan sekali pakai,” ujar Arsanti.

Program YESS di Jawa Barat telah menjangkau ribuan generasi muda dengan fokus pada pelatihan keterampilan, pendampingan usaha, dan pemberian hibah kompetitif. Proses verval lapangan kali ini diharapkan menghasilkan penerima manfaat yang siap bertransformasi menjadi agripreneur modern dan mendukung ketahanan pangan nasional. (wsd)

Advertisement
Share

Recent Posts

Pembangunan PSEL di Bogor Diharapkan Jadi Contoh Solusi Pengelolaan Sampah Modern di Indonesia

WARTA BOGOR - Persoalan sampah yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia mendorong pemerintah mempercepat…

6 hours ago

Lamine Yamal Dikritik Israel karena Kibarkan Bendera Palestina, PM Spanyol Balik Membela

JAKARTA - WARTA BOGOR - Lamine Yamal menuai sorotan setelah mengibarkan bendera Palestina saat parade…

10 hours ago
Advertisement

Menkomdigi Meutya Hafid Sebut 80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judol

JAKARTA - WARTA BOGOR - Menkomdigi RI, Meutya Hafid mengungkapkan hampir 200 ribu anak di…

17 hours ago

Kemnaker Buka Pendaftaran Bantuan TKM Pemula 2026, Salurkan Bantuan Rp5 Juta

JAKARTA - WARTA BOGOR - Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia membuka pendaftaran bantuan Tenaga Kerja Mandiri…

18 hours ago

Kurban dan Kesalehan Sosial: Manifestasi Ketakwaan dan Kepedulian terhadap Sesama

Oleh: Dr. Suhandi, S.Pd.I., M.Pd.I. Pengawas Syariah LAZ Ummul Quro Bogor Sekretaris Pengurus Daerah Al-Washliyah…

1 day ago

Proyek Jalan Baru Saleh Danasasmita Dimulai, Akan Rekrut 20 Tenaga Kerja Lokal

BOGOR - WARTA BOGOR - Proses pembangunan trase baru Jalan Saleh Danasasmita di Bogor resmi…

1 day ago