Pertanian

Polbangtan Kementan Percepat Pembangunan Packing House, Dukung Ekspor Hortikultura dan Perekonomian Petani

BOGOR-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor terus mengakselerasi progres pembangunan Packing House di kampusnya sebagai bagian dari upaya strategis mendukung peningkatan ekspor produk hortikultura dan pemberdayaan petani lokal.

Untuk mematangkan rencana tersebut, Direktur Polbangtan Bogor bersama Wakil Direktur dan tim teknis menghadiri rapat koordinasi lanjutan yang dipimpin langsung oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti pada Kamis (19/6).

Rapat tersebut juga dihadiri Atase Pertanian Taipei Economic and Trade Office (TETO) dan perwakilan Taiwan International Cooperation and Development Fund (Taiwan ICDF), yang menjadi mitra penting dalam proyek ini. “Pembangunan Packing House ini harus menjadi bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi—pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat—serta mampu memberikan dampak nyata bagi petani di sekitar wilayah Polbangtan Bogor,” ujar Idha. Ia menekankan pentingnya fasilitas ini untuk mendukung standar kualitas pasca panen sehingga produk hortikultura Indonesia semakin kompetitif di pasar ekspor.

Advertisement

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga memberikan apresiasi terhadap langkah cepat yang dilakukan Polbangtan Bogor. Menurutnya, keberadaan Packing House modern akan menjadi model pemberdayaan petani dan peningkatan kualitas produk hortikultura nasional. “Ini bukan hanya tentang membangun infrastruktur, tapi juga membangun kapasitas petani dan mahasiswa agar mereka siap menghadapi tantangan global. Packing House Polbangtan Bogor harus menjadi pusat inovasi yang menghubungkan pendidikan dengan kebutuhan pasar internasional,” tegas Mentan Amran.

Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk hortikultura sehingga layak ekspor sekaligus memberikan nilai tambah bagi petani binaan Polbangtan Bogor. Selain untuk skala komersial, fasilitas ini juga akan menjadi laboratorium lapangan bagi mahasiswa dalam mendukung implementasi teknologi pasca panen yang berstandar internasional. “Kerja sama dengan TETO dan Taiwan ICDF ini adalah bentuk kolaborasi strategis untuk mendukung pemerintah meningkatkan kuantitas dan kualitas ekspor hortikultura. Ini juga bagian dari upaya kita memperkuat perekonomian masyarakat, khususnya petani di wilayah binaan Polbangtan,” tambah Idha.

Dengan komitmen kuat berbagai pihak, proyek pembangunan Packing House ini diharapkan segera terealisasi dan menjadi salah satu pilar penting dalam penguatan rantai pasok hortikultura nasional. (wsd)

Advertisement
Share

Recent Posts

Polbangtan Bogor Perkuat Sinergi dengan Dunia Industri melalui Campus Hiring

BOGOR-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor kembali memperkuat sinergi dengan dunia usaha dan…

12 hours ago

35 Lulusan Polbangtan Bogor Resmi Disumpah, Siap Jadi Paramedik Veteriner Profesional

BOGOR-WARTA BOGOR – Sebanyak 35 mahasiswa Diploma III Program Studi Kesehatan Hewan, Jurusan Peternakan, Politeknik…

12 hours ago
Advertisement

Prabowo Kumpulkan Pengurus Kadin se-Indonesia di Istana, Ini yang Dibahas

JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden Prabowo Subianto mengundang jajaran pengurus Kamar Dagang dan Industri…

14 hours ago

John Herdman Beri Janji untuk Suporter Jelang Timnas Indonesia vs Timor Leste

WARTA BOGOR - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan komitmen timnya untuk memberikan penampilan terbaik…

16 hours ago

Kemarau Panjang Picu Krisis Air Bersih di Kabupaten Bogor, 27 Kecamatan Terdampak

BOGOR - WARTA BOGOR - Dampak musim kemarau di Kabupaten Bogor semakin meluas. Hingga akhir…

21 hours ago

BGN Prioritaskan Pembangunan Dapur MBG di Papua, NTT, dan Maluku

JAKARTA - WARTA BOGOR - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, memastikan pemerintah akan memprioritaskan…

23 hours ago