Berita

Polda Metro Jaya Dalami Dugaan Prostitusi Anak Libatkan WNA di Blok M

JAKARTA – WARTA BOGOR – Polda Metro Jaya menyatakan belum menemukan bukti valid terkait dugaan prostitusi anak yang disebut melibatkan warga negara asing di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.

Budi Hermanto mengatakan hingga kini polisi masih melakukan pendalaman terhadap informasi yang beredar di media sosial.

“Sejauh ini masih belum ditemukan informasi yang valid terkait lokasi kejadian, waktu, maupun identitas korban,” kata Budi, Rabu (20/5/2026) malam.

Advertisement

Menurutnya, penyelidikan dilakukan oleh Direktorat Siber setelah muncul unggahan di media sosial mengenai dugaan praktik prostitusi anak tersebut. Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA/PPO) Polda Metro Jaya juga turut menangani kasus itu.

“Direktorat PPA PPO sudah berkoordinasi dengan KPAI, Imigrasi, termasuk kemarin ada kunjungan dari Wakil Menteri PPA,” ujarnya.

Budi menegaskan kasus yang berkaitan dengan perempuan dan anak menjadi prioritas penanganan pihak kepolisian. Ia meminta masyarakat yang memiliki informasi akurat segera melapor melalui layanan darurat kepolisian 110.

Advertisement

“Ini menjadi prioritas utama Polda Metro Jaya untuk didalami. Jika masyarakat memiliki informasi valid yang bisa menjadi dasar penyelidikan, segera hubungi layanan 110 Kepolisian,” tandasnya.

Kasus tersebut sebelumnya viral setelah beredar video dan unggahan media sosial yang diduga memperlihatkan praktik prostitusi anak di kawasan Blok M.

“Dugaan prostitusi di Blok M masih dalam pendalaman Direktorat PPA/PPO bersama Direktorat Siber dan Polres Metro Jakarta Selatan,” kata Budi.

Advertisement

Informasi awal disebut berasal dari akun media sosial berbahasa Jepang yang aktif pada periode September hingga November 2025. Dalam unggahan tersebut, akun diduga mencari anak perempuan berusia 16 hingga 17 tahun.

Salah satu unggahan menyebut anak perempuan ditemui di pinggiran Jakarta dengan bayaran Rp200 ribu. Unggahan lainnya menyebut seorang remaja perempuan berusia 17 tahun diantar oleh agen ke sebuah hotel.

Polisi hingga kini masih menelusuri kebenaran informasi tersebut dan mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

 

Sumber: Liputan6

Advertisement
Share

Recent Posts

Viral Ulasan Negatif Puskesmas Cisarua, Ini Respons Dinkes Kabupaten Bogor

BOGOR - WARTA BOGOR - Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor menilai ulasan di Google Review tidak…

53 minutes ago

Jadi Kandang Timnas Indonesia di AFF 2026, Pemkab Bogor Revitalisasi Stadion Pakansari

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor mulai melakukan pembenahan Stadion Pakansari menjelang pelaksanaan…

14 hours ago
Advertisement

Kebakaran Peternakan Hanguskan 60 Ribu Ayam di Cariu Bogor, Kerugian Capai Rp6,5 Miliar

BOGOR - WARTA BOGOR - Kebakaran hebat melanda sebuah peternakan ayam di Kampung Legok Jambu,…

1 day ago

Pemerintah Pangkas Anggaran Program MBG Jadi Rp268 Triliun

JAKARTA - WARTA BOGOR - Pemerintah Republik Indonesia memangkas pagu anggaran program Makan Bergizi Gratis…

1 day ago

Dua Remaja Lepaskan Tembakan di Masjid Terbesar San Diego, Diduga Bermotif Anti-Islam

WARTA BOGOR - Sedikitnya tiga orang tewas dalam aksi penembakan di Islamic Center of San…

2 days ago

BI Sebut Pelemahan Rupiah Bersifat Musiman, Optimistis Menguat kembali pada Juli 2026

JAKARTA - WARTA BOGOR - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang terjadi…

2 days ago