Wed. Jan 22nd, 2020

Prabowo kembali Menantang Jokowi di 2019

Kolase tribunnews/tribun news Manado

JAKARTA-WARTABOGOR.id-Dua pasangan calon Presiden dan calon Wakil Presiden sudah ditetapkan di Jakarta pada hari Kamis (09-08-2018). Petahna Joko Widodo resmi meminang Prof. DR. KH. Ma’ruf Amin sebagai wakilnya dalam kontestasi Pilpres 2019. Dengan didukung oleh sembilan Partai Politik yang tergabung dalam koalisi Indonesia kerja, Jokowi mendeklarasikan pasangannya di daerah Menteng, Jakarta Pusat.

Keputusan ini tentu diluar dugaan banyak pihak karena sebelumnya diprediksi bahwa Mahfud MD yang akan mendampingi Jokowi, mengingat pernyataan mantan ketua MK itu di mediaa. Namun pada akhirnya roda politik koalisi Indonesia Kerja bermanuver ke cicit Imam Masjidil Haram ini. ” Maka saya putuskan dengan mendapatkan persetujuan dari koalisi Indonesia Kerja bahwa yang akan mendampingi saya di Pilpres 2019 adalah Prof. DR. KH. Ma’ruf Amin” Ujar Jokowi dengan didampingi oleh sejumlah pimpinan Partai Politik pendukungnya.

Prabowo kembali Menantang Jokowi di 2019
Jokowi pun sekilas mengulas Profil dari pendampingnya, Ma’ruf Amin yang dinilainya sebagai sosok utuh tokoh agama yang bijaksana. ” Beliau pernah duduk di legislatif sebagai DPRD, DPR RI,MPR RI, Watimpres, PBNU dan juga ketua MUI, sekarang juga Ma’ruf Amin sebagai BPIP” Ujar Jokowi.

Prabowo Sandiaga Uno
Dikubu penantang koalisi de facto Prabowo Subianto mengumumkan Sandiaga Uno sebagai cawapresnya, deklarasi Prabowo Sandi ini dilakukan di kediaman Prabowo Subianto di jalan Kertanegara kebayoran baru Jakarta Selatan, Kamis (09-08-2018). “Baru saja pimpinan tiga partai memutuskan dan memberikan kepercayaan kepada saya Prabowo Subianto dan saudara Sandiaga Uno untuk maju sebagai Calon Presiden dan Calon wakil Presiden masa bakti tahun 2019 sampai dengan 2024.” Ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan bahwa penentuan Capres dan Cawapres sangat alot, “proses demokrasi inipun saya terus berkomunikasi dengan pihak PKS dan PAN serta Partai Demokrat karena membangun sebuah koalisi itu tidak mudah” Kata Prabowo Subianto. Mantan danjen Kopasus inipun mengungkapkan sebenarnya Partai Gerindra, PKS dan PAN telah membuat koalisi de facto dan berhasil meraih kemenangan di Pilkada 2017 lalu,pada saat ini akhirnya Partai Demokratpun masuk dalam koalisi ini. Prabowo kembali Menantang Jokowi di 2019 (dikutip dari jabar.tribunnews.com)