Tue. Jan 28th, 2020

Ratusan Orang Menghalangi Rencana Penghancuran Mesjid di China

gambar suaramerdeka.com

BEIJING-WARTABOGOR.id- pemerintah Kota Weizhou di daerah otonomi Ningxia Hui, China akhirnya menunda rencana untuk menghancurkan mesjid Bar setelah ratusan umat Islam dari etnis Hui melakukan protes pada Kamis (09-08-2018). ratusan orang itu bergerombol dari tengah hari sampai larut malam disebuah lapangan didepan mesjid raya Weizhou yang memiliki sembilan kubah dan empat menara.

Pemimpin daerah setempat mendatangi mesjid itu pada hari kamis tengah malam dan meminta warga untuk pulang, dia berjanji tidak akan menghancurkan mesjid itu hingga rencana pembangunan ulang disepakati oleh dewan kota. Menurut pemerintah kota Weizhou, pihaknya telah memberikan surat pemberitahuan pada 3 agustus lalu, isinya memberikan tenggat waktu kepada pengelola mesjid untuk menghancurkan bangunan itu pada hari Jum’at (10-08-2018).

Ratusan Orang Menghalangi Rencana Penghancuran Mesjid di China

Pemerintah China secara resmi menjamin kebebasan beragama, tetapi dalam beberapa tahun terakhir pemerintah khwatir tentang kemungkinan radikalisasi dan kekerasan sehingga memperketat pengawasan di daerah-daerah Muslim. Para pejabat Kota Weizhou menyatakan belum menerima izin yang lengkap dari mesjid besar Weizhou sebelum pembangunan. Mesjid itu memiliki banyak kubah dan menara dengan gaya timur tengah. Perintah untuk menghancurkan mesjid itu sangat memprovokasi dan memunculkn kemarahan warga desa itu, pembicaraan antara pengelola mesjid dengan pejabat kota telah gagal mencapai kesepakatan. Ini karena jama’ah menolak rencana pemerintah untuk menyelamatkan mesjid jika kubahnya diganti dengan pagoda yang lebih sesuai dengan budaya China.

Seorang narasumber mengatakan ratusan penduduk desa berkumpul di mesjid pada Jum’at pagi dan walikota diperkirakan akan mengadakan diskusi sore hari. ” Jika kami menandatangani, maka kami menjual iman kami” kata pendukung mesji Weizhou dalam catatan di aplikasi WeChat. Seorang pria di kantor keagamaan pemerintah negara itu menegaskan bahwa terdapat aksi protes di mesjid pada hari Jum’at, ia menambahkan bahwa pemerintah hanya ingin struktur mesjid direnovasi. “Pekerjaan dengan publik sedang berlangsung, belum ada konsensus khusus yang dicapai pada rencana perbaikan,” kata pria itu. Pemerintah Wizhou sulit ditemui untuk dimintai keterangan.
Ratusan Orang Menghalangi Rencana Penghancuran Mesjid di China (dikutip dari republika.co.id)