Berita

Prabowo Puji Danantara Bangun 600 Hunian Pengungsi Aceh Tamiang Hanya dalam 8 Hari

JAKARTA – WARTA BOGOR – Presiden Prabowo Subianto memuji kerja cepat BUMN sektor konstruksi yang tergabung dalam Badan Pengelola Investasi Danantara sebab berhasil membangun 600 unit hunian sementara untuk para pengungsi dalam waktu 8 hari.

Hal ini dikatakan Presiden Prabowo usai mengecek Rumah Hunian Danantara yang dibangun untuk para pengungsi di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (1/1/2026).

“Danantara membuktikan dalam delapan hari bisa membangun 600 hunian yang menurut saya cukup baik. Fokus kita adalah bagaimana kita bisa mengurangi dan meringankan penderitaan rakyat. Itu merupakan kewajiban kita sebagai pejabat dan pemimpin,” kata Presiden Prabowo.

Advertisement

Presiden kemudian menyatakan kerja cepat Danantara itu merupakan bukti nyata hadirnya negara untuk meringankan kesulitan hidup para pengungsi yang sebagian besar masih tinggal di posko-posko dan tenda-tenda pengungsian.

Dalam rapat terbatas di kompleks Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang, Presiden Prabowo menginstruksikan Danantara untuk menggunakan material-material lokal yang sederhana, tetapi efektif untuk menjadikan hunian sementara itu nyaman dihuni oleh para pengungsi.

“Solusinya tidak usah mahal-mahal, bisa dari bahan lokal atau tekstil untuk melapisi seng agar tidak panas. Ini adalah bentuk kreativitas orang-orang di lapangan,” ujar Prabowo.

Advertisement

Instruksi itu diberikan langsung oleh Presiden kepada Danantara setelah Presiden Prabowo melihat langsung sejumlah unit Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang.

Rumah-rumah yang dibangun Danantara itu dibuat dengan sistem modular, menggunakan rangka baja ringan, dan dinding menggunakan kemungkinan papan GRC, kemudian atapnya menggunakan material seng.

Umumnya, penggunaan seng sebagai atap membuat suhu di dalam hunian menjadi lebih panas dibandingkan menggunakan genteng.

Advertisement

Walaupun demikian, suhu panas itu dapat diredam baik dengan memasang sistem insulasi, maupun dengan mengecat atap dengan lapisan khusus untuk memantulkan sinar matahari.

Dalam kompleks hunian sementara yang dibangun Danantara itu, ada area bermain untuk anak-anak, area MCK yang terpisah dari hunian, klinik kesehatan, dan sistem drainase. Hunian-hunian yang dibuat oleh Danantara itu juga dilengkapi listrik dan WiFi.

Sebagai informasi, Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang dibangun di atas lahan yang dikelola oleh PTPN.

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

Sumber: antaranews

Advertisement
Share

Recent Posts

Polbangtan Kementan Dukung Gerakan Tanam Serempak 50.000 Hektar, Perkuat Peran Petani Milenial Menuju Swasembada Pangan

MUARO JAMBI-WARTA BOGOR— Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor turut serta menyukseskan Gerakan Tanam Serempak seluas…

4 hours ago

Kejagung Tahan Tiga Eks Pimpinan BGN, Bongkar Modus Yayasan Terafiliasi dan Markup Anggaran

JAKARTA - WARTA BOGOR - Tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) resmi ditetapkan sebagai…

6 hours ago
Advertisement

Transformasi Pasca Haji: Meraih Kesalehan Spiritual, Menebar Kesalehan Sosial

Oleh: Dr. Suhandi, S.Pd.I., M.Pd.I. Pengawas Syariah LAZ Ummul Quro Bogor Sekretaris Pengurus Daerah Al…

8 hours ago

Rumah Zakat Kantor Layanan Bogor Terima Dua Penghargaan dari Pemerintah Kota Bogor

BOGOR-WARTA BOGOR, 3 Juni 2026 — Alhamdulillah, dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-544 Kota Bogor,…

8 hours ago

Museum Pajajaran Resmi Diaktivasi, Jadi Kado HJB ke-544 untuk Kota Bogor

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota Bogor menghadirkan kado istimewa dalam rangka Hari Jadi…

8 hours ago

BMKG: Sebagian Wilayah Bogor Mulai Masuk Musim Kemarau Akhir Juni 2026, Ingatkan Potensi Krisis Air di Puncak

BOGOR - WARTA BOGOR - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Citeko memprediksi…

9 hours ago