LEMBANG-WARTA BOGOR — Komitmen memperkuat peran sumber daya manusia pertanian terus dilakukan Kementerian Pertanian melalui pelaksanaan Evaluasi Brigade Pangan (BP) Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini digelar di BBPP Lembang pada Jumat, (12/12), dan dihadiri oleh para Penyuluh Pendamping Brigade Pangan Jawa Barat dari Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Subang.
Evaluasi ini menjadi momentum penting untuk menilai capaian program Brigade Pangan sekaligus memperkuat koordinasi antara penyuluh pendamping dengan lembaga pendidikan vokasi pertanian. Melalui forum ini, berbagai pengalaman lapangan, tantangan, serta strategi penguatan pendampingan petani dibahas secara terbuka dan konstruktif.
Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa Brigade Pangan memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan produksi pertanian nasional. “Penyuluh dan Brigade Pangan adalah garda terdepan pembangunan pertanian. Evaluasi seperti ini penting agar program benar-benar berdampak di lapangan, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat ketahanan pangan nasional,” tegas Mentan Amran.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas penyuluh pendamping. “Penyuluh pendamping Brigade Pangan harus adaptif, inovatif, dan mampu menjadi penghubung efektif antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan petani. Evaluasi ini menjadi ruang pembelajaran bersama untuk memperkuat kualitas pendampingan,” ujar Idha.
Sementara itu, Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor, Yoyon Haryanto, menyampaikan bahwa Polbangtan Bogor berkomitmen mendukung penguatan Brigade Pangan melalui pendekatan pendidikan vokasi dan pendampingan berbasis praktik. “Polbangtan Bogor siap menjadi mitra strategis dalam menyiapkan SDM pertanian yang unggul. Evaluasi Brigade Pangan ini sejalan dengan upaya kami memastikan program berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi petani,” ungkap Yoyon.
Melalui kegiatan evaluasi ini, diharapkan sinergi antara penyuluh, Brigade Pangan, dan institusi pendidikan vokasi pertanian semakin kuat, sehingga mampu mendorong pertanian Jawa Barat yang maju, mandiri, dan berkelanjutan. (wsd)
WARTA BOGOR - Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina atau Foreign Intelligence Service of Ukraine (FISU)…
BOGOR-WARTA BOGOR — Sebanyak 249 generasi muda memulai perjalanan pendidikan vokasi pertanian di Politeknik Pembangunan…
BOGOR-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor turut berpartisipasi dalam Kirab Merah Putih Kota…
BATANGHARI-WARTA BOGOR – Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan demi tercapainya Swasembada Pangan Nasional secara…
BOGOR - WARTA BOGOR - Festival Merah Putih (FMP) 2026 resmi ditutup setelah berlangsung selama…
JABAR - WARTA BOGOR - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menjadi perhatian serius di…