Umum

Ramai Hoaks Rekrutmen Petugas Haji 2026, Masyarakat Diimbau Waspada

WARTA BOGOR – Masyarakat diimbau untuk mewaspadai maraknya informasi palsu atau hoaks terkait rekrutmen petugas haji yang kembali beredar menjelang musim haji 2026. Fenomena ini menjadi perhatian serius karena unggahan menyesatkan kian banyak ditemukan di media sosial, khususnya Facebook.

Peringatan tersebut muncul seiring beredarnya sejumlah unggahan palsu yang mengklaim adanya pembukaan pendaftaran petugas haji dengan iming-iming biaya ditanggung pemerintah hingga janji mendapatkan gaji.

Selain menyesatkan, modus hoaks ini juga berpotensi digunakan untuk mencuri data pribadi. Karena itu, kehati-hatian dinilai penting agar masyarakat terhindar dari kerugian akibat penipuan berkedok rekrutmen petugas haji.

Advertisement

Hoaks pendaftaran petugas haji umumnya disebarkan melalui media sosial. Modus yang sering ditemukan adalah unggahan yang mencatut nama instansi resmi dan mengajak masyarakat mendaftar melalui tautan tertentu, dengan janji berbagai fasilitas yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Pendaftaran Resmi Petugas Haji

Sementara itu, Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia telah resmi membuka seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tahun 1447 Hijriah/2026.

Advertisement

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi petugas.haji.go.id.

Calon pendaftar diminta memasukkan nomor WhatsApp aktif untuk menerima kode OTP sebagai tahap awal verifikasi. Setelah berhasil login, pendaftar mengisi formulir yang memuat lokasi ujian dan jenis petugas haji yang dilamar, serta melengkapi data pribadi seperti NIK, nama lengkap, email, dan pembuatan akun.

Pendaftar juga diwajibkan mengunggah dokumen sesuai ketentuan, termasuk KTP dan surat rekomendasi. Seluruh data dan berkas akan diverifikasi oleh petugas Kemenhaj di tingkat kabupaten/kota dan provinsi.

Advertisement

Apabila dinyatakan lengkap dan valid, pendaftar akan menerima notifikasi untuk melengkapi biodata dan mengunggah seluruh persyaratan.

Setelah tahap verifikasi akhir, peserta dapat mencetak kartu ujian dan mengunduh aplikasi CATPETUGAS untuk mengikuti seleksi. Setiap NIK hanya dapat digunakan untuk satu kali pembuatan akun.

Imbauan kepada Masyarakat

Advertisement

Masyarakat diimbau untuk selalu mengecek kebenaran informasi yang beredar dengan mengakses situs web dan media sosial resmi Kementerian terkait. Selain itu, masyarakat juga diminta berhati-hati terhadap tautan mencurigakan dan tidak mudah memberikan data pribadi.

 

Advertisement
Share

Recent Posts

Matahari Tepat di Atas Ka’bah pada 15-17 Juli 2026, Momen Terbaik Kalibrasi Arah Kiblat

JAKARTA - WARTA BOGOR - Fenomena Matahari tepat berada di atas Ka'bah akan kembali terjadi…

5 hours ago

Kemarau Bikin TMA Katulampa Susut Jadi 10 Cm, Waspada Kekeringan Mulai Meningkat

BOGOR - WARTA BOGOR - Musim kemarau yang mulai melanda wilayah Bogor menyebabkan Tinggi Muka…

7 hours ago
Advertisement

Mulai Tahun Ajaran 2026, Dedie Rachim Minta Setiap Siswa Baru Tanam Satu Pohon

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana menerapkan program penanaman pohon bagi…

1 day ago

Syarat & Cara Ajukan Bantuan Pemerintah 2026 untuk Warga Tidak Mampu

BOGOR-WARTA BOGOR-Bantuan sosial pemerintah ditujukan bagi warga miskin/rentan miskin agar kebutuhan dasar terpenuhi. Kuncinya: terdaftar…

1 day ago

Daftar Kontroversi yang Mengiringi Langkah Argentina di Piala Dunia 2026

WARTA BOGOR - Perjalanan Timnas Argentina menuju babak semifinal Piala Dunia 2026 diwarnai sejumlah kontroversi…

1 day ago

Prabowo Ajak Masyarakat Bersatu: Yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden RI Prabowo Subianto mengajak masyarakat untuk memperkuat persatuan dan…

1 day ago